Pemprov Malut
Kadikbud Malut Pastikan SMAN 4 Halmahera Barat Masuk Usulan Revitalisasi 2026
SMA Negeri 4 Halmahera Barat kini menjadi sorotan. Sejumlah bangunan sekolah tampak memprihatinkan, mulai dari atap yang rusak
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Kondisi sarana pendidikan di SMA Negeri 4 Halmahera Barat kini menjadi sorotan.
- Sejumlah bangunan sekolah tampak memprihatinkan, mulai dari atap yang rusak, ruang belajar yang tidak lagi layak digunakan, hingga fasilitas pendukung yang terbengkalai.
- Situasi tersebut menjadi keseharian bagi para guru dan siswa yang tetap berjuang menjalani aktivitas belajar-mengajar di tengah keterbatasan infrastruktur.
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI — Kondisi sarana pendidikan di SMA Negeri 4 Halmahera Barat kini menjadi sorotan.
Sejumlah bangunan sekolah tampak memprihatinkan, mulai dari atap yang rusak, ruang belajar yang tidak lagi layak digunakan, hingga fasilitas pendukung yang terbengkalai.
Situasi tersebut menjadi keseharian bagi para guru dan siswa yang tetap berjuang menjalani aktivitas belajar-mengajar di tengah keterbatasan infrastruktur.
Baca juga: 12 Ramalan Cinta Zodiak Besok Kamis 12 Februari 2026: Scorpio Penuh Kasih, Aquarius Move On
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, memastikan bahwa SMA Negeri 4 Halmahera Barat telah masuk dalam daftar usulan revitalisasi untuk tahun anggaran 2026.
Menurut Abubakar, pihaknya telah melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap sekolah-sekolah di Maluku Utara yang membutuhkan perhatian serius, untuk kemudian diajukan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
“Sekolah ini sudah diintervensi melalui program revitalisasi 2026. Nantinya akan diverifikasi secara faktual di lapangan,” jelas Abubakar saat dikonfirmasi, Rabu (11/2/2026).
Ia menegaskan, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara, sejalan dengan arahan Gubernur Sherly Laos, agar seluruh siswa dapat belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan layak.
Kondisi SMA Negeri 4 Halmahera Barat sebelumnya juga mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Maluku Utara, Machmud Esa, saat melakukan reses di Desa Kedi, Kecamatan Loloda.
Dalam kunjungannya, Machmud meninjau langsung area sekolah dan menemukan sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan berat. Bahkan, beberapa di antaranya tidak lagi digunakan karena dinilai membahayakan keselamatan siswa.
Baca juga: Suka Ekonomi? Ini Daftar 7 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Luas di Masa Depan
“Sangat sedih melihat kondisi sekolah dengan gedung yang mulai rusak. Bahkan ada yang sudah rusak parah dan tidak lagi dipakai,” ujar Machmud.
Revitalisasi yang direncanakan pemerintah diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas proses belajar-mengajar di wilayah Halmahera Barat.
Dengan infrastruktur pendidikan yang lebih memadai, pemerintah optimistis mutu pendidikan di daerah terpencil dapat terus ditingkatkan menuju standar yang lebih baik. (*)
| Pemprov Maluku Utara Percepat Digitalisasi Keuangan, KKPD Jadi Andalan Tingkatkan Transparansi |
|
|---|
| DBH hingga Tanggung Jawab Lingkungan di Maluku Utara Jadi Sorotan BAM DPR RI |
|
|---|
| Gubernur Malut Ganti Direktur RSUD Chasan Boesoirie, Rosita Alkatiri Jadi Plt |
|
|---|
| Kasus TBC Masih Tinggi, Dinkes Malut Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Target Eliminasi 2030 |
|
|---|
| Semangat Otonomi Daerah, Pemprov Maluku Utara Perkuat Komitmen Tata Kelola dan Pelayanan Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kepala-Dikbud-Maluku-Utara-Abubakar-Abdullah-pjj.jpg)