Pemprov Malut
Pemprov Maluku Utara Target 1.200 Rumah Masuk Program Perumahan di 2026
"Pembagian kuota bantuan dilakukan berdasarkan data DTSN (Data Terpadu Sosial Nasional), "kata Kepala Dinas Perkim Maluku Utara Musrifa Alhadar
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) terus memperkuat komitmen dalam mendukung program nasional penyediaan hunian layak bagi masyarakat2. Pada 2026 Perskim Maluku Utara menargetkan pembangunan dan perbaikan sebanyak 1.200 unit rumah yang tersebar di seluruh 10 kabupaten/kota3. Pembagian kuota bantuan dilakukan berdasarkan data DTSN (Data Terpadu Sosial Nasional)
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) terus memperkuat komitmen dalam mendukung program nasional penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perkim Maluku Utara, Musrifa Alhadar, mengungkapkan bahwa pada 2026 pihaknya menargetkan pembangunan dan perbaikan sebanyak 1.200 unit rumah yang tersebar di seluruh 10 kabupaten/kota.
“Totalnya 1.200 unit, terdiri dari 150 pembangunan rumah baru, 725 rehabilitasi rumah, dan 325 bantuan pembangunan dapur,” jelas Musrifa, Minggu (15/2/2026) di Ternate.
Menurut Musrifa, pembagian kuota bantuan dilakukan berdasarkan data DTSN (Data Terpadu Sosial Nasional).
Baca juga: Pesan Motivasi Muhammad Sinen Saat Buka Rakerda PBVSI Halmahera Selatan 2026
Empat kabupaten menjadi penerima terbesar, masing-masing mendapatkan alokasi 180 unit, yakni:
• Halmahera Barat
• Halmahera Utara
• Halmahera Timur
• Halmahera Selatan
“Sisanya akan dibagi ke kabupaten/kota lain sekitar 50 sampai 60 unit. Semua wilayah tetap terakomodasi,” tambahnya.
Selain program dari daerah, Pemprov Malut juga akan menerima tambahan bantuan melalui program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Baca juga: Pengunjung Keluhkan Ketidaksediaan Toilet di Wisata Taman Woyogula Halmahera Timur
Program renovasi rumah tersebut diperkirakan memberikan alokasi sekitar 200 unit per kabupaten/kota, sehingga jumlah bantuan yang diterima masyarakat bisa meningkat signifikan.
“Ini berjalan berbarengan. Karena itu, kami akan menyamakan data dengan Satgas Perumahan agar tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan di lapangan,” tegas Musrifa.
Musrifa menambahkan, seluruh program ini merupakan bagian dari dukungan Maluku Utara terhadap target nasional 3 juta rumah yang menjadi program prioritas Presiden RI.
“Baik bantuan dari pusat maupun dukungan pemerintah daerah, semuanya membentuk kolaborasi besar demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)
| Ungkap Fakta Tutupan Hutan di Malut, Basyuni Thahir: Pinjam Pakai Tak Selalu Merusak Permanen |
|
|---|
| Sinergi Pusat-Daerah: Menpora dan Gubernur Maluku Utara Fokus Bangun Prestasi Olahraga |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Percepat Penanganan Dampak Bencana di Sektor Pendidikan |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Dorong Kehadiran PTUN di Sofifi, Dekatkan Akses Keadilan bagi Masyarakat |
|
|---|
| Kolaborasi Maluku Utara dan Korea Selatan: Dorong Industri Berkelanjutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Program-perumahan-Disperkim-Maluku-Utara-2026.jpg)