Halmahera Selatan
Karena Ini Warga Tolak PT Poleko Kembali Beroperasi di Wilayah Obi Halmahera Selatan
Warga Pulau Obi, Halmahera Selatan menduga banjir pada 2016 diakibatkan aktivitas penebangan pohon di hutan dengan jumlah besar dilakukan PT Poleko
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Warga Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara menyatakan menolak PT Poleko Yubarson
2. Warga juga menuntut tanggung jawab perusahaan kayu bulat tersebut atas dampak lingkungan yang merugikan mereka
3. warga menduga banjir diakibatkan aktivitas penebangan pohon di hutan dengan jumlah besar dilakukan PT Poleko
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Warga Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara menyatakan menolak PT Poleko Yubarson.
Warga juga menuntut tanggung jawab perusahaan kayu bulat tersebut atas dampak lingkungan yang merugikan mereka.
"Camat Obi dan sejumlah Kepala Desa yang diduga berkolusi dengan pihak perusahaan juga harus dievaluasi."
Demikian disampaikan Safrudin Alimudi, seorang tokoh pemuda dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Halmahera Selatan Rabu 25 Februari 2026: Jam Berapa Imsak dan Buka Puasa
Safrudin mengungkit peristiwa banjir bandang di kecamatan tersebut pada 2016.
Yang mana dalam peristiwa ini, ratusan rumah di 5 desa terendam lumpur.
Saat itu, warga menduga banjir diakibatkan aktivitas penebangan pohon di hutan dengan jumlah besar dilakukan PT Poleko.
"Kalau hari ini kita tidak bersuara, maka kita sedang menggali kubur untuk masa depan anak cucu kita sendiri, "imbuhnya.
Menurut dia, penolakan warga terhadap PT Poleko ditandai dengan ricuhnya kegiatan konsultasi publik pra-AMDAL dan Social Impact Assessment di Kantor Camat Obi pada Sabtu (21/2/2026).
Baca juga: Daftar Parpol Penerima Hibah dari Pemkab Halmahera Selatan, PKS Paling Banyak
Aksi penolakan akan dilanjutkan pada Selasa (24/2/2026) berupa demonstrasi besar-besaran di jalanan.
"Kita turun besar-besaran, kita tuntut hentikan seluruh aktivitas PT Poleko Yubarsons di tanah Obi."
"Kita minta Pak Bupati segera evaluasi Camat Obi dan para kepala desa yang diduga berkolusi dengan perusahaan, "tandasnya. (*)
| Cabor Pobsi Resmi Terbentuk di Halmahera Selatan, Akbar Ahad Ditunjuk Jadi Ketua |
|
|---|
| Polres Halmahera Selatan Perkuat Pasukan Hadapi Potensi Konflik Sosial |
|
|---|
| Jaksa dan Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp5,2 Miliar Kesbangpol Halsel |
|
|---|
| Warga Bokimiake Halmahera Selatan Swadaya Perbaiki Jembatan Ambruk Akibat Gempa |
|
|---|
| Pemkab Halsel dan FKUB Deklarasi Damai, Ini 5 Poin Kesepakatan Pemuka Agama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Aktivitas-PT-Poleko-ditolak-warga-Kecamatan-Obi-Halmahera-Selatan.jpg)