Senin, 13 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Pastikan Jembatan Ake Bibinoi Dibangun 2026

"Saya harap pembangunan Jembatan Ake Bibinoi dapat meningkatkan konektivitas wilayah, "ucap Gubernur Maluku Utara Sherly Laos

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
INFRASTRUKTUR: Kondisi jembatan penghubung di Kecamatan Maba Utara terputus akibat banjir di Halmahera Timur, Maluku Utara, Rabu (17/12/2025). jika tak ada aral melintang, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos pastikan Jembatan Ake Bibinoi dibangun tahun ini 
Ringkasan Berita:1. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan pembangunan Jembatan Ake Bibinoi telah resmi masuk dalam APBD Induk 2026
2. Proses tender telah rampung sehingga pekerjaan fisik ditargetkan mulai berjalan bulan depan jika tidak ada kendala administratif maupun teknis
3. Aksi ini  menjawab isu yang berkembang di publik terkait anggapan bahwa kepemimpinan Sherly-Sarbin terlalu jauh mencampuri urusan pemerintah kabupaten/kota

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan pembangunan Jembatan Ake Bibinoi telah resmi masuk dalam APBD Induk 2026 senilai Rp 13 miliar.

Proses tender telah rampung sehingga pekerjaan fisik ditargetkan mulai berjalan bulan depan jika tidak ada kendala administratif maupun teknis.

"Di 2026 ini kita akan membangun jembatan sepanjang 668 meter, "tegas Sherly Laos saat ditemui di Sofifi, Selasa (3/3/2026).

Pernyataan itu sekaligus menjawab isu yang berkembang di publik terkait anggapan bahwa kepemimpinan Sherly-Sarbin terlalu jauh mencampuri urusan pemerintah kabupaten/kota.

Baca juga: Pekan Ramadan IPPG Tidore Dibuka, 155 Peserta Ramaikan Delapan Mata Lomba

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang dilakukan sepenuhnya sesuai kewenangan pemerintah provinsi.

"Sebenarnya kami tidak campur tangan. Untuk jalan dan jembatan, sudah jelas pembagian kewenangannya. Ada ruas kabupaten/kota dan ada ruas provinsi, "jelasnya.

Ruas Ake Bibinoi merupakan jalan dan jembatan yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, yang selama ini ruas tersebut belum pernah tersentuh pembangunan.

"Kebetulan Ake Bibinoi adalah ruas provinsi yang belum pernah dibangun. Maka pada masa kepemimpinan saya bersama Pak Sarbin, ini menjadi prioritas, "ujarnya.

Baca juga: Divhubinter Polri dan Polres Ternate Cegah Perdagangan Orang Lewat Jalur Laut

Karenanya ia menegaskan seluruh proyek jalan dan jembatan yang saat ini dikerjakan maupun direncanakan merupakan bagian dari kewenangan provinsi.

Dengan demikian, pembangunan tersebut bukan bentuk intervensi terhadap kewenangan pemerintah kabupaten/kota, melainkan pelaksanaan tanggung jawab sesuai aturan.

"Saya harap pembangunan Jembatan Ake Bibinoi dapat meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan tersebut, "tandas Sherly Laos. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved