Pemkot Tidore
Pemkot Tidore Fokus Genjot PAD 2026 Lewat Sektor Pariwisata dan Pelayanan Publik
Muhammad Sinen menekankan pentingnya pengelolaan potensi daerah secara optimal, transparan, dan akuntabel, serta mendorong pengembangan
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menggelar rapat evaluasi PAD Tahun 2026 untuk mengoptimalkan penerimaan daerah di tengah kebijakan penurunan anggaran TKD.
- Muhammad Sinen menekankan pentingnya pengelolaan potensi daerah secara optimal, transparan, dan akuntabel, serta mendorong pengembangan sektor strategis seperti pariwisata dan pelayanan publik.
- Pemerintah daerah juga meminta seluruh OPD meningkatkan kinerja, menghilangkan ego sektoral, serta memperkuat kolaborasi.
TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara menggelar Rapat Evaluasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Tidore Kepulauan pada Rabu (4/3/2026) ini bertujuan mengoptimalkan penerimaan daerah di tengah berbagai tantangan fiskal.
Rapat evaluasi dipimpin Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, didampingi Wakil Wali Kota Ahmad Laiman. Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, para asisten Sekda, staf ahli Wali Kota, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta Plt. Direktur PDAM Ake Mayora.
Baca juga: Patroli Ramadan, Polisi Sita 12 Botol Cap Tikus di Taliabu
Dalam arahannya, Muhammad Sinen menyampaikan bahwa meskipun terdapat kebijakan penurunan anggaran Dana Transfer ke Daerah (TKD), seluruh OPD diharapkan mampu mengelola potensi daerah secara optimal, transparan, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab yang sama dalam melayani masyarakat.
Muhammad Sinen meminta seluruh OPD bekerja secara jujur, akuntabel, serta tetap memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja yang bertugas dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan PAD melalui berbagai sektor strategis, seperti pengembangan destinasi wisata, pembangunan homestay, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil akan memiliki dampak positif maupun negatif. Namun, seluruh kebijakan tetap harus berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Rakor Inflasi, Pemkot Tidore Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Jelang Lebaran 2026
Kritik dan masukan dari masyarakat juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah.
Mengakhiri arahannya, Muhammad Sinen meminta OPD pengelola PAD untuk terus meningkatkan kinerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing, serta mendukung pencapaian visi dan misi daerah.
Ia juga menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral, memperkuat komunikasi, serta meningkatkan kolaborasi antar sektor untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan. (*)
| Paripurna DPRD Tidore, Muhammad Sinen Fokus Efisiensi dan Prioritas Pembangunan |
|
|---|
| Pemkot Tidore - BPS Perkuat Sinergi Data Sensus Ekonomi 2026 |
|
|---|
| 114 JCH Tidore 2026 Dilepas, Pemda Titip Doa untuk Daerah dan Bangsa |
|
|---|
| Sensus Ekonomi 2026 Dimulai Juni, Wali Kota Tidore Instruksikan Camat hingga Kades Ikut Briefing |
|
|---|
| AE Tong Coffee Cup 2026 Ditutup, Wali Kota Tidore: Domino Latih Kesabaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/muhammad-sinen-evaluasi-pad-2026.jpg)