Kamis, 14 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Berita Populer Malut

3 Berita Populer Malut: Warga Obi Tolak PT Poleko - Daftar Kosmetik Diduga Berbahaya di Ternate

Ada juga berita Pemprov Maluku Utara sediakan 1.000 paket pangan murah untuk warga Taliabu

Tayang:
Kolase Tribunternate.com
BERITA POPULER - Kolase dari foto berita populer. Diunggah pada Sabtu (14/3/2026). Berikut 3 berita populer Maluku Utara yang banyak dibaca di website TribunTernate.com, Sabtu (14/3/2026). Diantaranya ada berita Warga Obi Tolak PT Poleko hingga Daftar Kosmetik Diduga Berbahaya di Ternate. 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut tiga berita populer Maluku Utara atau yang paling banyak dibaca di website TribunTernate.com hari ini, Sabtu (14/3/2026).

Diantaranya ada berita Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara Bassam Kasuba merespons sikap warga yang menolak aktivitas PT Poleko Yubarson, perusahaan kayu bulat beroperasi di Pulau Obi.

Lalu berita Pemprov Maluku Utara sediakan 1.000 paket pangan murah untuk warga Taliabu.

Baca juga: Jelang Nyepi dan Idulfitri, Kominda Malut Koordinasi Antisipasi Kerawanan Daerah

Hingga berita peredaran produk kosmetik di Kota Ternate, Maluku Utara yang kini semakin marak di tengah masyarakat. 

Simak selengkapnya.

Bupati Halmahera Selatan Respons Warga Obi Tolak PT Poleko: Kita Lagi Coba Pelajari

STATEMENT: Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba. Menurutnya, posisi pemerintah daerah berpihak ke warga Obi, jika PT Poleko terbukti merusak lingkungan
STATEMENT: Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba. Menurutnya, posisi pemerintah daerah berpihak ke warga Obi, jika PT Poleko terbukti merusak lingkungan(TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani)

Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara Bassam Kasuba merespons sikap warga yang menolak aktivitas PT Poleko Yubarson, perusahaan kayu bulat beroperasi di Pulau Obi.

Ia mengaku tak bisa berkomentar lebih terkait dengan luas lahan produksi karena bukan kewenangan pemerintah daerah.

Namun terkait aktivitas perusahaan yang berdampak ke lingkungan, pemerintah daerah berkomitmen melakukan koordinasi dalam rangka penindakan dan penertiban.

Baca Selengkapnya  

Pemprov Maluku Utara Sediakan 1.000 Paket Pangan Murah untuk Warga Taliabu

KEBUTUHAN: Gerakan pangan murah (GPM) di Pulau Taliabu yang diinisiasi Pemprov Maluku Utara, Kamis (12/3/2026). Apa yang dilakukan ini demi kebutuhan warga jelang Idul Fitri 2026
KEBUTUHAN: Gerakan pangan murah (GPM) di Pulau Taliabu yang diinisiasi Pemprov Maluku Utara, Kamis (12/3/2026). Apa yang dilakukan ini demi kebutuhan warga jelang Idul Fitri 2026(Dok Humas Pemprov Maluku Utara)

Ribuan warga Pulau Taliabu, Maluku Utara memadati lokasi gerakan pangan murah (GPM) yang digelar pada Kamis (12/3/2026).

Dalam waktu singkat, paket yang berisi komoditas utama seperti beras, gula pasir dan minyak goreng ludes terjual.

Dalam hajat pasar murah kali ini, pemerintah melalui Dinas Pangan menyediakan 1.000 paket.

Setiap warga dapat membeli sembako murah dengan harga Rp 50.000 per paket yang terdiri dari beras 5 Kg, gula pasir 2 Kg dan minyak goreng 2 liter.

Baca Selengkapnya  

Daftar Kosmetik Beredar di Ternate, Praktisi Hukum Desak BPOM dan Polda Malut Tindak Tegas

KOSMETIK - Praktisi hukum Perempuan asal Maluku Utara, Wahyuningsih Madilis. Peredaran produk kosmetik di Kota Ternate, Maluku Utara kini semakin marak di tengah masyarakat. Namun, sejumlah produk tersebut diduga mengandung bahan kimia berbahaya. Kota Ternate menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan peredaran kosmetik yang cukup pesat dan banyak dipasarkan kepada masyarakat, Sabtu (14/3/2026).
KOSMETIK - Praktisi hukum Perempuan asal Maluku Utara, Wahyuningsih Madilis. Peredaran produk kosmetik di Kota Ternate, Maluku Utara kini semakin marak di tengah masyarakat. Namun, sejumlah produk tersebut diduga mengandung bahan kimia berbahaya. Kota Ternate menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan peredaran kosmetik yang cukup pesat dan banyak dipasarkan kepada masyarakat, Sabtu (14/3/2026).(TribunTernate.com/Randi Basri)

Peredaran produk kosmetik di Kota Ternate, Maluku Utara kini semakin marak di tengah masyarakat. Namun, sejumlah produk tersebut diduga mengandung bahan kimia berbahaya.

Kota Ternate menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan peredaran kosmetik yang cukup pesat dan banyak dipasarkan kepada masyarakat.

Hal ini juga sejalan dengan data yang dikantongi Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sofifi.

Baca Selengkapnya  

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved