Sabtu, 18 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kapal Tenggelam di Malut

BREAKING NEWS: KM Gandha Nusantara 17 Rute Bitung - Ternate Tenggelam di Perairan Malut

Berdasarkan laporan awal, KM Gandha Nusantara 17 bertolak dari Bitung menuju Ternate pada Jumat (14/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIT

|
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com
INSIDEN: ABK dan penumpang kapal KM Gardha Nusantara 17 yang alami mati mesin lalu tenggelam di perairan Maluku Utara, Minggu (15/3/2026). Kapal milik PT Pelni bertolak dari Pelabuhan Bitung (Sulawesi Utara) menuju Kota Tidore, Malut, Sabtu (14/3/2026). 

Ringkasan Berita:1. Kapal PT Pelni, KM Gandha Nusantara 17 rute Bitung - Ternate dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan Maluku Utara
2. Insiden tersebut memicu operasi pencarian dan penyelamatan oleh tim SAR gabungan
3. Informasi mengenai kejadian itu diterima Kantor SAR Ternate dari perwakilan PELNI Ternate, Rudi Arif, Minggu (15/3/2026)

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Kapal PT Pelni, KM Gandha Nusantara 17, rute Bitung - Tidore dilaporkan mengalami kerusakan mesin lalu tenggelam di perairan Maluku Utara.

Informasi mengenai kejadian itu diterima Kantor SAR Ternate dari perwakilan PELNI Ternate, Rudi Arif, Minggu (15/3/2026).

Berdasarkan laporan awal, kapal tersebut bertolak dari Bitung (Sulawesi Utara) menuju Tidore pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIT.

Baca juga: Banjir dan Longsor Putus Akses Darat Satu-satunya ke Desa Nunca Taliabu

Namun dalam perjalanan, tepatnya Minggu (14/32026) sekitar pukul 08.00 WIT, kapal mengalami kerusakan mesin saat berada di perairan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate.

Awak kapal sempat berupaya melakukan perbaikan secara mandiri, namun kerusakan mesin belum berhasil diatasi.

Kronologis

Kapten kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak PELNI yang selanjutnya meneruskan laporan ke Basarnas Ternate untuk meminta bantuan operasi penyelamatan.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Ternate, Ferdinando, mengatakan tim penyelamat segera dikerahkan setelah menerima laporan tersebut.

"Pada pukul 12.15 WIT, tim Rescue Kansar Ternate bersama unsur terkait bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan kapal SAR KN SAR 237 Pandudewanata untuk melakukan proses evakuasi, "ujarnya.

Evakuasi

Sementara itu kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di sekitar lokasi sempat mencoba melakukan penarikan terhadap kapal yang mengalami kerusakan.

Namun upaya tersebut terkendala kondisi gelombang laut yang cukup tinggi, berkisar antara 2,5 hingga 3 meter.

Dilaporkan pula bahwa kapal mengalami kemiringan sekitar 20 derajat, sehingga proses penyelamatan harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Baca juga: PLN UP3 Ambon Energize RSUD Kabupaten Buru 865 kVA Perkuat Infrastruktur Layanan Kesehatan di Maluku

Operasi SAR

Sejumlah unsur yang terlibat dalam operasi tersebut antara lain Kantor SAR Ternate, Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Maluku Utara, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ternate, PT PELNI, serta kapal KM Sabuk Nusantara 115.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved