Selasa, 21 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Bentrok di Halsel

Jalan di Desa Wayaua Dipalang, Imbas Bentrok Silang-Liaro Halmahera Selatan

Puluhan personel Polres Halmahera Selatan terlihat berjaga-jaga di Desa Wayaua dalam rangka pengamanan konflik berkelanjutan

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
RICUH: Situasi terkini di ruas jalan Wayaua-Silang, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara dalam aksi pemalangan jalan, Minggu (22/3/2026). 
Ringkasan Berita:1. Ruas jalan Desa Wayaua-Silang, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara dipalang, Minggu (22/3/2026)
2. Pemalangan dilakukan imbas dari bentrok antara warga Desa Silang dan Liaro pada Jumat (20/3/2026) yang menewaskan IT alias Unyil warga Desa Liaro
3. Ruas jalan tersebut diduga dipalang pihak keluarga korban di Desa Wayaua

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Ruas jalan Desa Wayaua-Silang, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara dipalang, Minggu (22/3/2026).

Pemalangan dilakukan imbas dari bentrok antara warga Desa Silang dan Liaro pada Jumat (20/3/2026) yang menewaskan IT alias Unyil warga Desa Liaro.

Ruas jalan tersebut diduga dipalang pihak keluarga korban di Desa Wayaua. Pantauan Tribunternate.com, pemalangan berlangsung sekitar pukul 12.30 WIT.

Pada pukul 17.50 WIT, tampak puluhan warga Desa Wayaua berkumpul di lokasi pemalangan. Mereka juga membakar ban bekas dan menduduki jalan.

Baca juga: Bentrok di Silang-Liaro di Halmahera Selatan Tewaskan 1 Warga

Sementara itu, puluhan personel Polres Halmahera Selatan terlihat berjaga-jaga di Desa Wayaua dalam rangka pengamanan konflik berkelanjutan.

Ada pun pemalangan ruas jalan Wayaua-Silang menggunakan kayu balok, batu, tiang lampu penerangan jalan, drum bekas, dan spanduk.

Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengamanan di desa-desa yang terlibat bentrok.

Proses pengamanan, turut dibekap personel Kompi C Brimob Polda Maluku Utara, dan anggota TNI.

"Anggota kami sedang berjaga di kedua desa tersebut untuk menjaga situasi pasca peristiwa tersebut, "kata Kapolres, Sabtu (21/3/2026).

Ia sebelumnya juga membenarkan ada satu warga yang meninggal dunia dalam bentrok antara warga Desa Silang-Liaro.

Baca juga: Asia Hasyim: Semua RS dan Puskesmas di Halmahera Selatan Tetap Buka Saat Idulfitri

Korban berinisial IT alias Unyil, diduga ditebas menggunakan benda tajam di bagian leher dan tangan kiri. Jenazah korban telah dikebumikan di kampung halaman.

Selain itu, terdapat tiga orang lainnya alami luka sayatan dan sementara diberi perawatan medis. Tiga korban tersebut masing-masing berinisial AT, JH, dan ATH.

"Iya satu orang MD (meninggal dunia). Penyidik sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang terlibat peristiwa tersebut, "tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved