Selasa, 9 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Mudik Bersubsidi 2026 di Malut Rampung, 12.348 Warga Terlayani

Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan program mudik bersubsidi Lebaran 2026 berjalan lancar dengan total 12.348 pemudik terfasilitasi

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok Pemkab Halmahera Tengah
MUDIK - Pemudik asal Halmahera Tengah. Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan program mudik bersubsidi Lebaran 2026 berjalan lancar dengan total 12.348 pemudik terfasilitasi melalui berbagai moda transportasi, Selasa (31/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan program mudik bersubsidi Lebaran 2026 berjalan lancar dengan total 12.348 pemudik terfasilitasi melalui berbagai moda transportasi.
  2. Program Mudik Bersubsidi Lebaran 2026 yang digelar Pemprov Maluku Utara berjalan lancar dan telah rampung.
  3. Sebanyak 12.348 pemudik difasilitasi, terdiri dari pengguna kapal laut, feri, dan bus gratis. Pemerintah juga membuka ruang evaluasi untuk peningkatan layanan ke depan.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI-Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan pelaksanaan Program Mudik Bersubsidi Angkutan Lebaran 2026 berjalan lancar dan telah rampung sepenuhnya.

Program ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjamin masyarakat dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, serta biaya yang lebih terjangkau.

Berdasarkan data resmi, total 12.348 pemudik berhasil difasilitasi melalui skema subsidi transportasi.

Baca juga: Polisi Bubarkan Aksi Lempar Batu Antar Pemuda di Ternate

Jumlah tersebut terdiri dari 8.516 penumpang kapal laut, 3.671 penumpang kapal feri, dan 161 penumpang yang memanfaatkan layanan bus gratis.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memastikan masyarakat tetap dapat berkumpul bersama keluarga pada momen Lebaran.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan lebih tenang. Perjalanan mungkin panjang, tetapi harapannya tetap sama, yaitu bertemu keluarga dalam keadaan baik. Pemerintah berupaya hadir untuk memudahkan itu,” ujarnya dalam keterangan, Selasa (31/3/2026).

Ia juga mengakui, pelaksanaan program ini masih memiliki ruang untuk penyempurnaan. Karena itu, pemerintah membuka diri terhadap kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi ke depan.

“Kami menyadari layanan ini masih perlu ditingkatkan. Oleh sebab itu, kami sangat terbuka terhadap masukan dari masyarakat demi perbaikan di masa mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program mudik bersubsidi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran mobilitas antarwilayah sekaligus meringankan beban biaya transportasi masyarakat.

Baca juga: Anggota Berulah, Rampai Nusantara Maluku Utara Akan Laporkan ke Badan Kehormatan DPRD

Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini.

Dukungan datang dari berbagai unsur, mulai dari penyedia layanan tiket daring, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sofifi, hingga unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Kie Raha.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi kunci utama dalam memastikan arus mudik Lebaran di Maluku Utara berlangsung tertib, aman, dan lancar. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved