Gempa di Malut
Dampak Gempa M7,6 Malut-Sulut, Jembatan Desa Bokimiake Halmahera Selatan Ambruk
Untuk Halmahera Selatan, guncangan gempa magnitudo 7,6 SR yang melanda Malut-Sulut dirasakan warga sekitar pukul 13:45 WIT
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Jembatan penyeberangan di Desa Bokimiake, Kecamatan Kayoa Barat, Halmahera Selatan dilaporkan ambruk akibat terdampak gempa bumi
2. Berdasarkan laporan BMKG, gempa berkekuatan magnitudo 7,6 SR melanda Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut), , Kamis (2/4/2026)
3. Untuk Halmahera Selatan, guncangan gempa dirasakan warga sekitar pukul 13:45 WIT
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Jembatan penyeberangan di Desa Bokimiake, Kecamatan Kayoa Barat, Halmahera Selatan dilaporkan ambruk akibat terdampak gempa bumi.
Berdasarkan laporan BMKG, gempa berkekuatan magnitudo 7,6 SR melanda Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut), , Kamis (2/4/2026).
Untuk Halmahera Selatan, guncangan gempa dirasakan warga sekitar pukul 13:45 WIT.
Sementara jembatan penyeberangan di Desa Bokimiake yang ambruk panjangnya sekitar 80 meter, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Baca juga: Peringatan Tsunami Malut-Sulut Dicabut, Sherly Laos: Warga Tetap Tenang
Akibat ambruknya jembatan, memutus jalur vital penghubung permukiman warga dan jalur harian siswa SMP 54 Satap.
Walhasil, para siswa terpaksa mencari jalan alternatif untuk menuju sekolah.
Sementara warga yang rumahnya berada di seberang jembatan kesulitan mengakses pasar dan ke kebun.
Taslin, warga Desa Bokimiake berharap Pemkab Halmahera Selatan segera membangun kembali jembatan ambruk itu.
"Jembatan ini satu-satunya jalur utama bagi warga dan anak-anak sekolah."
"Sehingga kami harap diatensi pemerintah, "kata Taslin saat dihubungi Tribunternate.com.
Sementara Kepala Bidang Darurat BPBD Halmahera Selatan Sudarto Abd Wahab mengatakan, pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap desa-desa yang terdampak gempa bumi.
"Kami membuka ruang informasi bagi desa-desa terdampak gempa untuk melaporkan kondisi di lapangan, "ujar Sudarto.
"Tim kami juga masih fokus melakukan pemantauan di wilayah kota yang dapat dijangkau, dan informasi mengenai jembatan Bokimiake sudah diterima, "sambungnya.
Baca juga: BNPB Siap Dukung Penanganan Gempa, Wawali Tidore: Kerusakan Masih Didata
Ia menambahkan, tim dari BPBD Halmahera Selatan akan turun langsung ke lokasi setelah situasi memungkinkan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat khususnya di desa-desa pesisir untuk tetap waspada dengan gempa susulan.
"Kami berharap masyarakat bisa mengakses informasi dari BMKG secara mandiri, dan meningkatkan kewaspadaan atas gempa susulan, "tandas Sudarto. (*)
| Gerak Cepat, PUPR Maluku Utara Sisir Kerusakan Sejumlah Gereja di Kecamatan Batang Dua Pascagempa |
|
|---|
| BMKG Pastikan Ancaman Tsunami Berakhir, Warga Batang Dua Ternate Diminta Kembali ke Permukiman |
|
|---|
| Pemkot Ternate Pertimbangkan Perpanjang Status Tanggap Darurat Gempa |
|
|---|
| Siswa SMAN 11 Ternate di Kecamatan Batang Dua Bersiap Ujian di Tengah Trauma Gempa |
|
|---|
| Sherly Laos: Percepat Bantuan dan Relokasi Pascagempa M7,6 di Kecamatan Batang Dua Ternate |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Jembatan-penyebrangan-Desa-Bokimiake-Halmahera-Selatan-ambruk-akibat-gempa.jpg)