Gempa di Malut
Pemkot Ternate Tetapkan Siaga Bencana 14 Hari Pasca Gempa M7,6 Guncang Sulut-Malut
Penetapan status tanggap darurat (14 hari) mulai diberlakukan hari ini (kamis) sebagai langkah percepatan penanganan bencana secara terkoordinasi
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemkot Ternate menetapkan status tanggap darurat bencana 14 hari, pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,62. Penetapan status tanggap darurat mulai diberlakukan hari ini sebagai langkah percepatan penanganan bencana secara terkoordinasi.3. Tauhid Soleman: "Saya juga sudah perintahkan BPBD untuk bergerak ke lokasi terdampak di Batang Dua, Moti dan Pulau Ternate"
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Pemkot Ternate menetapkan status tanggap darurat bencana 14 hari, pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara (Sulut)- Maluku Utara (Malut), Kamis (2/4/2026) pagi.
Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman mengatakan, penetapan status tanggap darurat mulai diberlakukan hari ini sebagai langkah percepatan penanganan bencana secara terkoordinasi.
"Hari ini (kemarin) surat keputusan status tanggap darurat bencana akan saya tandatangani."
"Saya juga sudah perintahkan BPBD untuk bergerak ke lokasi terdampak di Batang Dua, Moti dan Pulau Ternate, "kata Wali Kota usai rapat penanggulangan bencana, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Kapolda Maluku Utara Geser Anggota dan Beri Bantuan ke Warga Terdampak Gempa
Ia menjelaskan, dalam masa tanggap darurat, pemerintah akan fokus pada langkah awal seperti pendataan dampak serta penyaluran bantuan kepada warga terdampak.
Menurut Tauhid, sejumlah infrastruktur dasar dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa, termasuk rumah ibadah, sekolah, dan rumah warga di wilayah Batang Dua dan Pulau Ternate. Beberapa sekolah bahkan meliburkan aktivitas belajar mengajar.
"Masyarakat sempat panik saat gempa terjadi, namun saat ini kondisi mulai berangsur normal, "katanya.
Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Penanganan Bencana Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, pihaknya telah melakukan kaji cepat serta mengaktifkan posko tanggap darurat di eks Kantor Wali Kota Ternate.
Baca juga: Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Sulut-Malut, Pegawai Polda Maluku Utara di Sofifi Berhamburan
"Hari ini satgas mulai menyalurkan bantuan kebutuhan pokok untuk korban di Pulau Batang Dua. Tim juga diturunkan untuk mendata korban dan infrastruktur yang terdampak, "ujarnya.
Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada pagi hari.
Gempa berpusat di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur dengan kedalaman 62 kilometer, dan dirasakan di sejumlah daerah, termasuk Ternate, Tidore Kepulauan, Sofifi, serta wilayah Bitung, Manado dan Minahasa di Sulawesi Utara. (*)
| Kapolda Maluku Utara Geser Anggota dan Beri Bantuan ke Warga Terdampak Gempa |
|
|---|
| Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Sulut-Malut, Pegawai Polda Maluku Utara di Sofifi Berhamburan |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Distribusikan Bantuan Logistik Pasca Gempa Bumi |
|
|---|
| Dampak Gempa M7,6 Malut-Sulut, Jembatan Desa Bokimiake Halmahera Selatan Ambruk |
|
|---|
| Daftar Sementara Kerusakan di Ternate Akibat Gempa M7,6 Guncang Malut-Sulut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pemkot-Ternate-berlakukan-tanggap-bencana-gempa-14-hari-ke-depan.jpg)