Pemkab Halmahera Tengah
Maksud dan Tujuan Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji Sapa Siswa SMPN 6 Banemo
"Anak-anak merupakan pihak yang paling dirugikan dalam setiap bentrok yang terjadi di masyarakat, "kata Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Dalam upaya pemulihan pascabentrok sosial antara Desa Banemo dan Desa Sibenpopo di Kecamatan Patani Barat
2. Bupati Halmahera Tengah, Maluku Utara Ikram M Sangadji turun menyapa para siswa-siswi di SMPN 6 Banemo
3. Apa yang dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi pendidikan dan mental para siswa yang sempat terganggu akibat bentrok warga kemarin
TRIBUNTERNATE.COM, WEDA - Dalam upaya pemulihan pascabentrok sosial antara Desa Banemo dan Desa Sibenpopo yang berdampak pada psikologis masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Bupati Halmahera Tengah, Maluku Utara Ikram M Sangadji turun menyapa para siswa-siswi di SMPN 6 Banemo di Kecamatan Patani Barat.
Apa yang dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi pendidikan dan mental para siswa yang sempat terganggu akibat bentrok warga kemarin.
Dalam kesempatan itu, Ikram M Sangadji didampingi Camat Patani Barat serta disambut hangat oleh para guru dan siswa yang sebagian besar baru saja menyelesaikan ujian sekolah, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Hadir di Tengah Luka, Kapolda dan Pemerintah Hadir Menguatkan Keluarga Korban
Di hadapan para siswa, sang bupati memberikan pemahaman tentang arti bentrok sosial serta dampak yang ditimbulkannya, khususnya bagi dunia pendidikan dan masa depan generasi muda.
"Konflik sosial seperti yang terjadi saat ini membawa banyak dampak negatif."
"Adik-adik tidak bisa menjalani proses belajar secara normal, hubungan pertemanan menjadi renggang, bahkan ada rasa takut untuk bersekolah. Ini adalah kerugian besar bagi kita semua, "ungkap Ikram M Sangadji.
Menurut Bupati, anak-anak merupakan pihak yang paling dirugikan dalam setiap bentrok yang terjadi di masyarakat.
Tidak hanya itu, bentrok juga berdampak pada aktivitas orang tua, seperti tidak bisa bekerja di kebun yang pada akhirnya memengaruhi kondisi ekonomi keluarga.
"Kalau bentrok terus terjadi, yang paling dirugikan adalah adik-adik semua. Pendidikan terganggu, masa depan bisa terhambat."
"Begitu juga orang tua yang tidak bisa beraktivitas seperti biasa."
"Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga kedamaian, "ujar Ikram M Sangadji.
Ia pun mengajak para siswa untuk menjadi agen perdamaian di lingkungan keluarga. Dengan menyampaikan pesan-pesan positif kepada orang tua, agar tidak mudah terprovokasi dan menghindari konflik serupa di masa mendatang.
Usai berdialog dengan siswa, Ikram M Sangadji melanjutkan pertemuan bersama para guru.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran tenaga pendidik dalam memberikan pemahaman yang menyejukkan kepada siswa serta lingkungan sekitar.
Baca juga: Polri Hadir Layani Kesehatan Warga Pengungsian Sibenpopo, Wujud Kepedulian di Tengah Situasi Sulit
"Ibu dan bapak guru memiliki peran penting dalam membangun pola pikir yang positif."
"Mari kita bersama-sama memberikan edukasi kepada siswa, rekan kerja, dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi."
"Kita harus bergandeng tangan untuk menciptakan Halmahera Tengah yang aman, damai, dan harmonis, "tandasnya.(*)
| Pasca Bentrok, Bupati Halteng Ikram Sangadji Pimpin Apel dan Kerja Bakti di Sibenpopo-Banemo |
|
|---|
| Tahun Ini Pemkab Halmahera Tengah Siapkan Miliaran Rupiah untuk Program Beasiswa |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Tengah Fokus Tingkatkan Kualitas Program Prioritas di Tahun Ini |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Tengah Bentuk Tim Inisiasi Lintas OPD untuk Genjot PAD |
|
|---|
| Salut! Ditengah Efisiensi, Pemkab Halmahera Tengah Justru Tambah PPPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Bupati-Halmahera-Tengah-Ikram-M-Sangadji-berkunjung-ke-SMPN-Banemo.jpg)