Bentrok di Halmahera Tengah
Polisi Buru Pelaku di Balik Tewasnya Kakek Ali Daud di Halmahera Tengah
Menurut Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Wahyu Istanto Bram W, pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini secara adil
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Tim gabungan dari Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Tengah, kini tengah bekerja keras mengungkap pelaku di balik tewasnya Ali Daud (63)
2. Warga Desa Bobane Jaya, Kecamatan Patani Barat itu ditemukan meninggal secara tidak wajar di kebunnya pada Kamis, 2 April 2026 lalu
3. Keluarga menduga kuat Ali Daud menjadi korban pembunuhan, karena ditemukan luka bekas benda tajam pada tubuhnya
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Tim gabungan dari Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Tengah, kini tengah bekerja keras mengungkap pelaku di balik tewasnya Ali Daud (63).
Warga Desa Bobane Jaya, Kecamatan Patani Barat itu ditemukan meninggal secara tidak wajar di kebunnya pada Kamis, 2 April 2026 lalu.
Keluarga menduga kuat Ali Daud menjadi korban pembunuhan, karena ditemukan luka bekas benda tajam pada tubuhnya.
Saat ini polisi terus menyisir lokasi dan mengumpulkan bukti serta keterangan dari sejumlah saksi untuk menemukan titik terang.
Baca juga: Polri Hadir Layani Kesehatan Warga Pengungsian Sibenpopo, Wujud Kepedulian di Tengah Situasi Sulit
Tegaskan proses hukum tanpa pandang bulu
Menurut Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Wahyu Istanto Bram W, pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini secara adil.
"Kami berkomitmen penuh menegakkan hukum. Siapa pun yang terbukti terlibat akan diproses tanpa pandang bulu, "tegasnya via ponsel, Selasa (7/4/2026).
Pihaknya menjamin penyidikan dilakukan secara profesional dan terbuka.
Di mana polisi tidak akan ragu menindak tegas siapa pun yang bersalah dalam peristiwa yang memicu kericuhan tersebut.
Kronologi kejadian dan imbauan keamanan
Peristiwa ini bermula dari penemuan jasad Ali Daud yang kemudian memicu kemarahan warga.
Akibatnya, bentrokan antarkelompok warga pecah di perbatasan Desa Banemo dan Sibenpopo pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Dampak dari bentrokan tersebut sangat memprihatinkan:
- 2 orang dilaporkan meninggal dunia
- Sejumlah rumah warga hangus dibakar
- Fasilitas umum dan pos polisi mengalami kerusakan
Saat ini sebanyak 250 personel TNI dan Polri telah disiagakan di lokasi, kondisi di lapangan dilaporkan sudah mulai aman dan terkendali.
Fokus pemulihan masyarakat
| Turun Tangan ke Halmahera Tengah, Pangdam Pattimura Dorong Rekonsiliasi Warga Pascakonflik |
|
|---|
| Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji Janji Pulihkan Semua Kerusakan Pascabentrok |
|
|---|
| Rombongan Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji Tinjau 2 Lokasi Bentrok di Patani Barat |
|
|---|
| Bentrok 2 Desa di Halmahera Tengah, Ini Kronologis Lengkap Versi Polisi |
|
|---|
| Polres Halmahera Timur Gelar Deklarasi Damai, Perkuat Toleransi dan Cegah Konflik Sosial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kabid-Humas-Polda-Maluku-Utara-Kombes-Pol-Wahyu-Istanto-Bram-saat-dikonfirmasi-Kamis-242026.jpg)