Rabu, 22 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Dorong Hilirisasi dan Modernisasi, Pemprov Malut Perkuat Peran Pertanian sebagai Penggerak Ekonomi

Forum Rakortek memiliki peran strategis dalam menyelaraskan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Maluku Utara

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Sansul Sardi
PROGRAM: Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadir memberi pemaparan dalam kegiatan tersebut yang berlangsung, Rabu (8/4/2026) di Kota Ternate. Pada kesempatan itu ia mengatakan sebagian besar komoditas pertanian di Maluku Utara masih dijual dalam bentuk bahan mentah tanpa proses pengolahan yang memadai 
Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara terus mematangkan arah pembangunan di sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah
2. Berdasarkan data pembangunan, sektor pertanian menyumbang sekitar 9,5 persen terhadap PDRB
3. Angka ini menegaskan peran strategis pertanian tidak hanya sebagai penggerak ekonomi

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara terus mematangkan arah pembangunan di sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Berdasarkan data pembangunan, sektor pertanian menyumbang sekitar 9,5 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dengan subsektor perkebunan sebagai kontributor terbesar yang mencapai sekitar 4 persen.

Angka ini menegaskan peran strategis pertanian, tidak hanya sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai sektor yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, terutama di wilayah pedesaan dan kepulauan.

Meski demikian, Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadir menilai kontribusi tersebut belum sepenuhnya memberikan nilai tambah yang optimal bagi masyarakat, khususnya petani.

Baca juga: Update Nasib Saifuddin Juba dan Yudhitia Wahab, Sekprov Maluku Utara: Tunggu Keputusan BKN

"Namun demikian, kita harus jujur mengakui bahwa kontribusi tersebut belum sepenuhnya memberikan nilai tambah maksimal bagi masyarakat, terutama petani, "ujarnya dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perencanaan Pembangunan Pertanian Provinsi Maluku Utara di Muara Hotel, Ternate, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar komoditas pertanian di Maluku Utara masih dijual dalam bentuk bahan mentah tanpa proses pengolahan yang memadai.

Kondisi ini membuat rantai nilai ekonomi belum dinikmati secara optimal di daerah, sekaligus melemahkan posisi tawar petani.

PROGRAM: Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadir memberi pemaparan dalam kegiatan tersebut yang berlangsung, Rabu (8/4/2026) di Kota Ternate. Pada kesempatan itu ia mengatakan sebagian besar komoditas pertanian di Maluku Utara masih dijual dalam bentuk bahan mentah tanpa proses pengolahan yang memadai
PROGRAM: Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadir memberi pemaparan dalam kegiatan tersebut yang berlangsung, Rabu (8/4/2026) di Kota Ternate. Pada kesempatan itu ia mengatakan sebagian besar komoditas pertanian di Maluku Utara masih dijual dalam bentuk bahan mentah tanpa proses pengolahan yang memadai (TribunTernate.com/Sansul Sardi)

Mengusung tema hilirisasi dan modernisasi pertanian, Rakortek tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan.

Hilirisasi diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan hasil pertanian, sementara modernisasi menjadi upaya transformasi menuju sistem pertanian yang lebih efisien, produktif, dan berbasis teknologi.

Baca juga: Update Nasib Saifuddin Juba dan Yudhitia Wahab, Sekprov Maluku Utara: Tunggu Keputusan BKN

Samsuddin menegaskan, forum Rakortek memiliki peran strategis dalam menyelaraskan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

"Melalui forum ini, kita dapat mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan, merumuskan solusi, serta menyusun langkah strategis yang dapat diimplementasikan secara nyata, "jelasnya.

"Dengan langkah ini, pemerintah berharap sektor pertanian tidak hanya menjadi penopang ekonomi, tetapi juga mampu memberikan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat, khususnya para petani di daerah, "tandas Samsuddin A Kadir. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved