Pemprov Malut
Dorong Hilirisasi dan Modernisasi, Pemprov Malut Perkuat Peran Pertanian sebagai Penggerak Ekonomi
Forum Rakortek memiliki peran strategis dalam menyelaraskan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Maluku Utara
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara terus mematangkan arah pembangunan di sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah
2. Berdasarkan data pembangunan, sektor pertanian menyumbang sekitar 9,5 persen terhadap PDRB
3. Angka ini menegaskan peran strategis pertanian tidak hanya sebagai penggerak ekonomi
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara terus mematangkan arah pembangunan di sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Berdasarkan data pembangunan, sektor pertanian menyumbang sekitar 9,5 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dengan subsektor perkebunan sebagai kontributor terbesar yang mencapai sekitar 4 persen.
Angka ini menegaskan peran strategis pertanian, tidak hanya sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai sektor yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, terutama di wilayah pedesaan dan kepulauan.
Meski demikian, Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadir menilai kontribusi tersebut belum sepenuhnya memberikan nilai tambah yang optimal bagi masyarakat, khususnya petani.
Baca juga: Update Nasib Saifuddin Juba dan Yudhitia Wahab, Sekprov Maluku Utara: Tunggu Keputusan BKN
"Namun demikian, kita harus jujur mengakui bahwa kontribusi tersebut belum sepenuhnya memberikan nilai tambah maksimal bagi masyarakat, terutama petani, "ujarnya dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perencanaan Pembangunan Pertanian Provinsi Maluku Utara di Muara Hotel, Ternate, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan, sebagian besar komoditas pertanian di Maluku Utara masih dijual dalam bentuk bahan mentah tanpa proses pengolahan yang memadai.
Kondisi ini membuat rantai nilai ekonomi belum dinikmati secara optimal di daerah, sekaligus melemahkan posisi tawar petani.
Mengusung tema hilirisasi dan modernisasi pertanian, Rakortek tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan.
Hilirisasi diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan hasil pertanian, sementara modernisasi menjadi upaya transformasi menuju sistem pertanian yang lebih efisien, produktif, dan berbasis teknologi.
Baca juga: Update Nasib Saifuddin Juba dan Yudhitia Wahab, Sekprov Maluku Utara: Tunggu Keputusan BKN
Samsuddin menegaskan, forum Rakortek memiliki peran strategis dalam menyelaraskan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
"Melalui forum ini, kita dapat mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan, merumuskan solusi, serta menyusun langkah strategis yang dapat diimplementasikan secara nyata, "jelasnya.
"Dengan langkah ini, pemerintah berharap sektor pertanian tidak hanya menjadi penopang ekonomi, tetapi juga mampu memberikan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat, khususnya para petani di daerah, "tandas Samsuddin A Kadir. (*)
| Update Nasib Saifuddin Juba dan Yudhitia Wahab, Sekprov Maluku Utara: Tunggu Keputusan BKN |
|
|---|
| Musrenbang Haltim 2027, Bappeda Maluku Utara Tegaskan Pembangunan Harus Berakar dari Aspirasi Rakyat |
|
|---|
| Bocah 3 Tahun di Haltim Tak Bisa Bicara, Sherly Laos Gercep Instruksikan Perawatan Anak Stunting |
|
|---|
| DP3A Maluku Utara Dorong Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak, Kasus Kekerasan Mulai Menurun |
|
|---|
| Rakor DP3A Malut, Samsuddin A Kadir Minta Penanganan Kasus Perempuan dan Anak Lebih Komprehensif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pemprov-Maluku-Utara-perkuat-peran-pertanian-sebagai-senggerak-ekonomi.jpg)