Gempa di Malut
Sherly Laos: Percepat Bantuan dan Relokasi Pascagempa M7,6 di Kecamatan Batang Dua Ternate
Bantuan juga datang dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berupa 500 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng dan gula
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Saat ini, pengungsi masih memanfaatkan fasilitas sekolah yang dijadikan tempat penampungan sementara.
Menurutnya, kondisi pengungsian belum ideal untuk ditempati dalam jangka panjang. Selain faktor kenyamanan, gempa susulan yang masih sering terjadi juga menimbulkan trauma bagi warga.
"Jika kondisi ini berlangsung lama, maka relokasi sementara perlu dipertimbangkan agar masyarakat bisa tinggal lebih aman dan nyaman, "ujarnya.
Baca juga: Pemprov Maluku Utara Gercep Audit Bangunan Pascagempa M7,6 di Kecamatan Batang Dua Ternate
Ia juga menyarankan warga khususnya yang memiliki anak sekolah untuk sementara waktu tinggal bersama kerabat di luar Batang Dua, memanfaatkan masa libur setelah ujian.
"Apalagi sebentar lagi libur sekolah. Mungkin bisa dimanfaatkan untuk tinggal sementara di tempat yang lebih aman, karena gempa susulan masih sering terjadi, "tambahnya.
Pemprov Maluku Utara memastikan akan terus mempercepat penanganan baik dari sisi logistik, fasilitas pengungsian hingga rencana pemulihan jangka menengah. (*)
| Pemprov Maluku Utara Gercep Audit Bangunan Pascagempa M7,6 di Kecamatan Batang Dua Ternate |
|
|---|
| Pemkot Ternate Terima Bantuan Wapres Gibran, 500 Paket Segera Disalurkan ke Pulau Batang Dua |
|
|---|
| Gercep, Pemkot Ternate Distribusi Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Kecamatan Batang Dua |
|
|---|
| UPDATE: Gempa Susulan M7,6 Malut Menurun, BMKG Imbau Warga Tetap Tenang |
|
|---|
| Pemkot Ternate Tetapkan Siaga Bencana 14 Hari Pasca Gempa M7,6 Guncang Sulut-Malut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Gubernur-dan-Wakil-Gubernur-Maluku-Utara-di-Batang-Dua-Ternate.jpg)