Pemkab Halmahera Selatan
DD 249 Desa di Halmahera Selatan Segera Dicairkan, Farid Husen: Sudah Ada SP2D
Selain dana desa (DD), total penyeluaran anggaran dana desa (ADD) di Halmahera Selatan per dua bulan mencapai Rp 13 miliar
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemkab Halmahera Selatan segera menyalurkan dana desa (DD) tahap I T.A 2026 untuk 249 desa
2. Penyaluran dilakukan setelah syarat adminatrasi dinyatakan rampung. Proses pencairan, dipastikan mulai pekan ini
3. Plt Kepala BPKAD Halmahera Selatan Farid Husen mengatakan bahwa penyaluran pertama sebesar Rp 4 miliar
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara segera menyalurkan dana desa (DD) tahap I T.A 2026 untuk 249 desa.
Penyaluran dilakukan setelah syarat adminatrasi dinyatakan rampung. Proses pencairan, dipastikan mulai pekan ini.
Plt Kepala BPKAD Halmahera Selatan Farid Husen mengatakan bahwa penyaluran pertama sebesar Rp 4 miliar.
Dikatakan, uang miliaran itu telah melalui proses verifikasi administrasi dan dinyatakan memenuhi syarat untuk diterbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
Baca juga: 78 Sekolah di Halmahera Selatan Dapat Program Revitalisasi dari Kemendikdasmen
"DD sebesar Rp 4 miliar itu sudah memiliki SP2D sejak Kamis kemarin, "kata Farid dalam ketrangannya, Selasa (5/5/2026).
"Proses selanjutnya tinggal menunggu buku bank dari pihak perbankan, "sambungnya.
Ia menjelaskan, mekanisme pencairan DD dilakukan secara bertahap dan mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga setiap proses harus dipastikan lengkap secara administrasi.
Selain DD, Farid mengungkapkan total penyeluaran anggaran dana desa (ADD) di Halmahera Selatan per dua bulan mencapai Rp 13 miliar.
"Kalau ADD itu sekitar Rp 13 miliar per dua bulan, jadi tinggal dikalikan saja untuk enam bulan, "tuturnya.
Ia juga menambahkan, Pemkab Halmahera Selatan terus berupaya mempercepat proses pencairan agar DD dapat segera dimanfaatkan oleh pemerintah desa.
"Baik untuk pembangunan maupun peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Terutama program-program pusat yang melekat di DD," tandasnya.
Farid sebelumnya mengatakan pagu DD untuk Halmahera Selatan pada tahun anggaran 2026 mengalami penurunan drastis.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), alokasi DD hanya Rp 91 miliar lebih atau turun sekitar Rp 121 miliar dibanding 2025 yang Rp 212 miliar.
Baca juga: Update Pria 21 Tahun di Halsel Ditemukan Tewas dengan Puluhan Luka Tusuk, Polisi Buru 2 Orang
"Penurunan sekitar 57 persen dari pagu tahun anggaran sebelumnya," kata Farid, Senin (16/2/2026).
Selain DD yang bersumber dari APBN, ADD yang ditetapkan Pemkab Halmahera Selatan dalam APBD induk 2026 juga mengalami penyesuaian pasca pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD).
Tahun ini, ADD hanya ditetapkan sebanyak Rp83 miliar lebih rendah dibandingkan 2025 yang menacapai lebih dari Rp 100 miliar. (*)
| 78 Sekolah di Halmahera Selatan Dapat Program Revitalisasi dari Kemendikdasmen |
|
|---|
| Bassam Kasuba Butuh Keterlibatan Masyarakat untuk Benahi Pendidikan Halmahera Selatan |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan Beri Penghargaan untuk 2 Guru Berdedikasi di Hardiknas 2026 |
|
|---|
| Ranperda Sudah Disahkan, Penyusunan Struktur Bapenda Halmahera Selatan Belum Kelar |
|
|---|
| Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba Pasang Badan Terkait Nasib PPPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/31012024_Faridhusen21.jpg)