Minggu, 19 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Pemprov Maluku Utara Percepat Penanganan Dampak Bencana di Sektor Pendidikan

Sebuah bentuk komitmen Pemprov Maluku Utara dalam menjaga keberlangsungan pendidikan sekaligus menghadirkan bantuan nyata bagi warga terdampak

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas Pemprov Maluku Utara
BENCANA: Kadikbud Maluku Utara Abubakar Abdullah (keempat dari kanan) temui langsung siswa-siswi dan pengajaran pendidikan di SMA/SMK di Subenpopo Patani Barat Kabupaten Halmahera Tengan 
Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara terus mempercepat penanganan dampak bencana di sektor pendidikan
2. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah bersama jajaran mengunjungi Desa Sibenpopo, Halmahera Tengah, Sabtu (17/4/2026)
3. Kunjungan ini merupakan bagian dari respons cepat pemerintah daerah terhadap masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan layanan pendidikan tetap berjalan normal

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara terus mempercepat penanganan dampak bencana di sektor pendidikan.

Menindaklanjuti arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sherly Laos-Sarbin Sehe, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah bersama jajaran mengunjungi Desa Sibenpopo, Halmahera Tengah, Sabtu (17/4/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari respons cepat pemerintah daerah terhadap masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan layanan pendidikan tetap berjalan normal.

Dalam agenda tersebut, Abubakar melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan ujian akhir. 

Baca juga: Gubernur Maluku Utara Dorong Kehadiran PTUN di Sofifi, Dekatkan Akses Keadilan bagi Masyarakat

Hari itu merupakan hari terakhir ujian sumatif kelulusan bagi sembilan siswa SMK Negeri 9 yang mengikuti ujian di Kantor Desa Sibenpopo. 

Proses ujian dilaporkan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Selain meninjau pelaksanaan ujian, rombongan juga menyerahkan bantuan berupa paket seragam sekolah ke 22 siswa SMA dan SMK yang terdampak bencana.

Bantuan tersebut meliputi kemeja, celana, topi, dan sepatu.

Abubakar menjelaskan, bantuan itu berasal dari sumbangan sukarela pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bentuk kepedulian terhadap para siswa.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyerahkan tiga ijazah milik warga Sibenpopo yang sebelumnya hilang akibat kebakaran.

Penyerahan dokumen tersebut merupakan tindak lanjut arahan gubernur agar dilakukan pendataan serta fasilitasi pengurusan dokumen masyarakat terdampak.

"Kami masih terus melakukan pendataan. Jika masih ada warga yang kehilangan ijazah, akan segera kami bantu proses pengurusannya sesuai ketentuan, "ujar Abubakar.

Baca juga: Gubernur Maluku Utara Dorong Kehadiran PTUN di Sofifi, Dekatkan Akses Keadilan bagi Masyarakat

Menurutnya, langkah ini penting agar masyarakat dapat kembali menggunakan ijazah untuk keperluan administrasi, pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan.

Apa yang dilakukan ini menjadi bukti komitmen Pemprov Maluku Utara dalam menjaga keberlangsungan pendidikan sekaligus menghadirkan bantuan nyata bagi warga terdampak bencana.

Selain di Desa Sibenpopo, monitoring dan evaluasi juga dilakukan di sejumlah sekolah lain di Halmahera Tengah semisal di SMA Negeri Banemo, SMK Negeri 7 serta SMA Negeri 2 di Desa Loman. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved