LPG di Malut
Dukung Langkah Pertamina, Pemprov Maluku Utara Usul Jalur Tol Laut dan Pembangunan SPBE
Pemprov Maluku Utara mengapresiasi langkah cepat Pertamina Patra Niaga dan menyatakan dukungannya dalam menjaga ketersediaan pasokan LPG
2. LPG 5,5 kg: Dari Rp175.000 menjadi Rp195.000 per tabung
Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku menegaskan kenaikan harga dipicu oleh tingginya biaya logistik.
Saat ini belum ada jadwal kapal reguler untuk rute Ambon–Ternate, sehingga Pertamina harus menyewa kapal khusus (LCT charter).
Baca juga: Update Stok dan Harga LPG Nonsubsidi di Ternate Maluku Utara Terbaru
"Biaya sewa LCT memang lebih tinggi dibanding kapal reguler. Selain itu, ada perbedaan biaya bongkar muat di pelabuhan akibat perubahan jalur ini, yang akhirnya memengaruhi harga jual ke masyarakat, "ujar Candra Dion.
Meski terdapat penyesuaian harga, Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku berkomitmen penuh untuk menjaga ketersediaan barang agar masyarakat tidak mengalami kelangkaan.
Penggunaan kapal LCT rute Ambon-Ternate dianggap sebagai solusi tercepat agar suplai gas ke rumah tangga dan pelaku usaha di Maluku Utara tetap terjaga secara berkelanjutan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Lhp-samsuddin-a-kadir-6.jpg)