Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Bos Alibaba, Jack Ma Sumbang Rp 197,28 Miliar untuk Perangi Virus Corona di China

Jack Ma, pendiri raksasa e-commerce Alibaba, baru saja memberikan sumbangan besar dalam perang melawan virus corona.

Editor: Sansul Sardi
Bloomberg
Bos Alibaba Group, Jack Ma (51) memiliki total kekayaan US$ 26,3 miliar. 

TRIBUNTERNATE.COM - Virus corona memang menjadi momok menakutkan bagi semua orang di belahan dunia.

Melihat negaranya tengah mengalami masalah serius, salah satu taipan bisnis terkemuka dunia dan orang terkaya China baru saja memberikan sumbangan besar dalam perang melawan virus corona.

Jack Ma, pendiri raksasa e-commerce Alibaba, memberikan sumbangan US$ 14,4 juta atau Rp 197,28 miliar (dengan kurs Rp 13.700) melalui yayasannya untuk membantu para ilmuwan dalam mengembangkan vaksin untuk melindungi penyakit menular.

Melansir Yahoo Finance, sekitar 40% dari dana tersebut akan dibagi antara dua kelompok, yakni: Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok dan Akademi Teknik Tiongkok.

Sisanya akan dibagikan kepada para ilmuwan di lembaga-lembaga di seluruh dunia dengan harapan untuk mencapai tujuan yang sama.

"Yayasan Jack Ma akan menguras kemampuan kami untuk memberikan lebih banyak bantuan untuk pengembangan dan pertumbuhan ilmu kedokteran," kata Weibo, badan amal China - yang setara dengan Twitter - dalam sebuah posting pada hari Rabu.

Hanya sehari sebelumnya, perusahaan mengumumkan melalui pernyataan bahwa mereka akan menyisihkan US$ 144 juta untuk membeli pasokan medis untuk kemudian disalurkan ke wilayah episentrum wabah, Wuhan, dan provinsi sekitarnya.

Nasib Fritz Hutapea Magang di Kantor Ayahnya, Hotman Paris: Rela Pegangin Jas Bapaknya Selama Sidang

Begini Cara Seorang Guru Geografi Sukses Nikahi Artis Cantik Terkenal, Pasangan Viral Asal Malaysia

Forbes menyematkan predikat pria terkaya China kepada Ma pada tahun lalu.

Prediksi Forbes, nilai kekayaan pribadinya sebesar US$ 42,8 miliar. (Indeks Billionaires Bloomberg menempatkan Ma di nomor 19 dalam daftar orang-orang terkaya di dunia)

Ma membangun kekayaannya melalui Alibaba, situs e-commerce yang memiliki desain dan niat yang sama bila dibandingkan dengan Amazon, yang melayani pasar Cina.

Diprediksi, Alibaba mampu menghasilkan pendapatan senilai US$ 75 miliar pada akhir tahun fiskal pada Maret mendatang.

Ma hanyalah salah satu dari sejumlah individu terkenal dan perusahaan besar yang memberikan donasi untuk memberantas virus corona yang membuat warga dunia panik.

Awal pekan ini, diumumkan bahwa perusahaan barang mewah LVMH dan Kering menyumbangkan lebih dari US$ 3 juta secara gabungan untuk tujuan sama.

Li Lanjuan dari Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan kepada media pemerintah China bahwa para peneliti sudah dekat dengan sebuah terobosan, dan memperkirakan dibutuhkan waktu satu bulan lagi sebelum sampel vaksin pertama siap.

Dengan demikian, diperlukan waktu dua minggu untuk memberikan sampel pemeriksaan menyeluruh dan enam minggu lagi untuk persetujuan pemerintah.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved