Ramadan 2020
Bukan Karna Pola Makan, Ahli Ungkap 4 Alasan Kenapa Berat Badan Turun saat Puasa
Hasil penelitian ilmuwan menunjukkan, berat badan turun saat puasa bukan karena perubahan pola makan semata.
TRIBUNTERNATE.COM - Bukan rahasia lagi, jika orang yang menjalankan puasa kebanyakan akan mengalami penurunan berat badan.
Ada anggapan yang menyatakan bahwa penurunan berat badan itu karena faktor perubahan pola makan.
Namun hasil penelitian ilmuwan menunjukkan, berat badan turun saat puasa itu bukan karena perubahan pola makan semata.
Penyebab berat badan turun saat puasa juga dipengaruhi pengurangan lemak tubuh dan hilangnya cairan tubuh
Para ahli dari University of Sharjah Uni Emirat Arab (UEA) bersama tim dari Bahrain dan Inggris, mempelajari efek puasa pada berat badan.
Mereka menganalisis studi yang diterbitkan pada 1982 sampai 2019 dengan total responden 4.000 orang di 25 negara.
• Ingat, Deretan Menu Buka Puasa Ini Ternyata Disunahkan Nabi, Lengkap Khasiat dan Hadistnya
• Catat, 4 Fakta Menarik Konsumsi Micin, Menggugah Selera Makan hingga Mendukung Diet?
Dari hasil penelitian didapatkan, kebanyakan orang yang berpuasa berat badannya turun rata-rata satu kilogram.
"Puasa memengaruhi berat badan seseorang dengan efek kecil sampai sedang," jelas Dr Mo'ez Al Islam Faris, profesor nutrisi yang mewakili tim peneliti, seperti dilansir The National (4/4/20200.
Menurut Dr Faris, berat badan turun saat puasa dalam batas normal dianggap baik untuk kesehatan.
"Secara umum pengurangan berat badan baik untuk sistem pembuluh darah dan kesehatan secara keseluruhan," jelas dia.
Pengaruh Musim dan cuaca
Menurut studi yang dipublikasikan di European Journal of Nutrition itu, berat badan turun saat puasa dipengaruhi hilangnya cairan tubuh.
Dari hasil studi, bobot penurunan berat badan saat puasa ini semakin besar ketika orang berpuasa pada musim panas di negara empat musim.
Sebab, mereka bisa menjalani puasa selama lebih dari 17 jam.
Dalam rentang waktu yang panjang itu, mereka cenderung kehilangan lebih banyak cairan karena berkeringat lebih banyak di musim panas.