Raja Salman Dirawat di Rumah Sakit, PM Irak Batalkan Kunjungan ke Arab Saudi
Perdana Menteri (PM) Irak, Mustafa Al-Kadhimi, menunda kunjungan ke Arab Saudi.
TRIBUNTERNATE.COM - Perdana Menteri (PM) Irak, Mustafa Al-Kadhimi, menunda kunjungan ke Arab Saudi.
Menurut Menteri Luar Negeri Saudi, penundaan kunjungan tersebut lantaran Raja Salman dirawat di rumah sakit karena peradaganan kandung empedu, seperti dikutip dari Arab News.
PM Al-Kadhimi dijadwalkan berkunjung ke negara kaya minyak itu pada Senin waktu setempat (20/7/2020), tapi diurungkan begitu mendengar sang raja tengah driawat.
• Seorang Anak Laki-laki di Arab Saudi Meninggal Dunia Gegara Alat Tes Swab Patah di dalam Hidungnya
• Hartanya 80 Kali Lipat dari Ratu Elizabeth II, Ini Daftar Raja Terkaya di Dunia: Raja Salman Nomor 3
Menyoal kunjungan PM Irak yang ditunda, Pangeran Faisal bin Farhan Al-Saud mengunggah cuitan di Twitternya.
Pangeran Faisal mengaku pihak kerajaan menghargai keputusan PM Irak yang hendak mengunjungi Raja Salman.
“Sebagai pengakuan akan pentingnya kunjungan ini, serta keinginan membuatnya berhasil, dengan bijak, telah berkoordinasi dengan saudara-saudara kami di Irak, memutuskan menunda kunjungan,” terangnya.
Lebih lanjut, Wakil Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman juga mengonfirmasi pengumuman Menteri Luar Negeri Arab Saudi.
Dalam unggahan Twitternya, kunjungan PM Irak dutunda hingga Raja Salman meninggalkan rumah sakit.
Raja Salman Jalani Tes Medis
Lebih jauh, mengutip dari Daily Sabah, aja berusia 84 tahun itu menjalani tes medis di King Faisal Specialist Hospital, Riyadh.
Berita ini dibagikan oleh Pengadilan Kerajaan dalam sebuah pernyataan yang disampaikan Lembaga Pers Saudi, Senin (20/7/2020).
Namun, pernyataan singkat tersebut tak memberikan keterangan lebih rinci terkait penyakit sang raja.
Lebih jauh, Raja Salman berkuasa sejak Januari 2015 lalu.
Dia dianggap sebagai raja Saudi terakhir dari generasinya yang memegang kekuasaan sejak kematian sang Ayah.
Raja Salman telah menunjuk putranya yang berusia 34 tahun sebagai Putra Mahkota.
Namun, gaya kepemimpinan Mohammed bin Salman menuai kontroversi.
Pasalnya, sang Pangeran dikenal tegas dan berani, serta konsolidasi kekuasaan dan mengesampingkan saingan potensialnya.
Dengan dukungan sang ayah, Pangeran Mohammed telah mengubah kerajaan dalam beberapa tahun terakhir.
Sang Pangeran dikabarkan menahan puluhan aktivis dan menu kritik.
Raja Salman Belum Terlihat di Depan Umum Beberapa Bulan
Lebih lanjut, Raja Salman diketahui belum terlihat di depan umum dalam beberapa bulan terakhir.
Ini mengingat Arab Saudi menerapkan pedoman jarak sosial dan kekhawatiran penyebaran virus corona di kerajaan.
Namun, beberapa potret Raja Salman beredar saat dia menghadiri pertemuan virtual dengan kabinetnya.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Raja Salman Dirawat di Rumah Sakit, PM Irak Mustafa Al-Kadhimi Tunda Kunjungan ke Arab Saudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/raja-arab-saudi-salman-bin-abdul-aziz-al-saud.jpg)