Breaking News:

Virus Corona

Sputnik V, Nama Vaksin Virus Corona yang Diciptakan Rusia

Rusia mengumumkan nama yang dicantumkan untuk vaksin virus corona yang baru saja mereka kembangkan dan daftarkan, Sputnik V.

NICOLAS ASFOURI / AFP
Ilustrasi - Foto diambil pada tanggal 29 April 2020 ini. seorang ilmuwan melihat sel-sel ginjal monyet saat melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Cells Culture Room di fasilitas Sinovac Biotech di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet. 

TRIBUNTERNATE.COM - Rusia mengumumkan nama yang dicantumkan untuk vaksin virus corona yang baru saja mereka kembangkan dan daftarkan, Sputnik V.

Pernyataan yang disampaikan pemimpin dana investasi negara itu terjadi setelah Negeri "Beruang Merah" mengklaim jadi yang pertama menciptakan obat Covid-19.

Kirill Dmitriyev, Kepala Yayasan Investasi Langsung Rusia yang mendanai proyek vaksin virus corona berujar, Fase 3 bakal dimulai pada Rabu (12/8/2020).

Kemudian seperti dilansir AFP Selasa (11/8/2020), tahap produksi massal vaksin tersebut bakal digeber pada September mendatang.

"Kami telah menyaksikan ketertarikan luar biasa ditunjukkan oleh negara lain untuk vaksin yang dikembangkan Institut Gamaleya," papar Dmitriyev.

Dimulai Hari Ini, Berikut Deratan Tahapan Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Virus Corona yang Harus Dilalui

Ini Alasan Indonesia Pilih Vaksin Covid-19 dari China hingga Profil Perusahaan Sinovac Asal Tiongkok

Dia mengklaim setidaknya ada 20 negara di dunia yang mengajukan "aplikasi permintaan awal" dengan total mencapai satu miliar dosis.

Dmitriyev menjelaskan bersama mitra luar negerinya, Rusia siap untuk mengirimkan 500 juta vaksin per tahun kepada lima negara.

Adapun penamaan Sputnik V itu merujuk kepada program luar angkasa era Uni Soviet, di mana saat itu Moskwa terlibat Perang Dingin dengan AS.

Lebih lanjut, Dmitriyev mengecam media yang "melakukan serangan terkoordinasi dan sangat hati-hati" untuk mendiskreditkan obat mereka.

Menyoroti Soviet yang sempat bekerja sama dengan AS dalam program luar angkasa, dia meminta negara lain melakukan dialog konstruktif.

"Negara lain harus menyediakan warganya obat berkualitas baik dan aman di masa depan yang bisa menyelamatkan banyak nyawa dan mencegah pandemi," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Inilah Nama Vaksin Virus Corona yang Diciptakan Rusia, Sputnik V"
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved