Breaking News:

Virus Corona

Tak Lakukan Lockdown, Ini Cara Swedia untuk Tekan Angka Penyebaran Covid-19 yang Ternyata Manjur

Ketika kasus-kasus Covid-19 di Eropa kembali meningkat, di Swedia angka penambahannya justru menurun meski tidak lockdown.

AFP/NOEL CELIS
Ilustrasi - Orang-orang mengenakan masker sampai di Stasiun Kereta Hankou, Wuhan, untuk menumpang kereta pertama setelah pemerintah mencabut lockdown guna menangkal virus corona pada 8 April 2020. Sudah 76 hari warga ibu kota Hubei tersebut dikarantina demi mencegah penyebaran wabah. 

TRIBUNTERNATE.COM - Swedia memiliki cara tersendiri untuk menekan angka penyebaran virus corona atau Covid-19

Sebelumnya, Swedia sempat disebut negara "tersantai" dalam menangani virus corona.

Namun kini justru terlihat upaya mereka membuahkan hasil.

Ketika kasus-kasus Covid-19 di Eropa kembali meningkat, di Swedia angka penambahannya justru menurun meski tidak lockdown.

Tingkat infeksi Swedia pernah jadi yang tertinggi di Eropa, tapi sekarang lebih rendah daripada Inggris, Spanyol, Perancis, atau Italia.

Daily Mail pada Jumat (11/9/2020) mewartakan, Swedia pekan lalu melakukan sejumlah tes virus corona tapi cuma 1,2 persen yang positif lagi. Angka ini adalah yang terendah di sana sejak pandemi.

Mulai "bersihnya" Swedia membuatnya dihapus dari daftar karantina Inggris, dan membuka kembali pintu bagi pariwisata dan perekonomiannya.

Dapat Hadiah Rp 17 Miliar, Gadis Swedia Usia 17 Tahun Donasikan Semua ke Lembaga Ini

Kim Jong Un Muncul Pimpin Rapat Bahas Penanganan Covid-19 di Tengah Kabar Dirinya Koma

Lantas, bagaimana cara santai Swedia bisa menjinakkan virus corona?

Tidak ada lockdown di Swedia. Rakyatnya tidak diperintahkan untuk tetap di rumah, toko-toko, sekolah, dan restoran juga tetap buka meski kurva kasus berada di puncaknya.

Ahli epidemiologi top di negara Nordik itu juga tidak memandang masker sebagai cara efektif, dan bersikeras lockdown penuh tidak akan mencegah kematian di ruang perawatan.

Halaman
123
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved