Breaking News:

Virus Corona

Bio Farma: Harga Vaksin Maksimum Rp 200 Ribu Untuk Satu Dosis

vaksin Covid-19 hasil kerja sama dengan Sinovac Biotech China akan dijual dengan kisaran harga Rp 200 ribu per dosis.

Editor: Sri Handayani1
NICOLAS ASFOURI / AFP
Foto diambil pada tanggal 29 April 2020 ini. seorang ilmuwan melihat sel-sel ginjal monyet saat melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Cells Culture Room di fasilitas Sinovac Biotech di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet. 

TRIBUNTERNATE.COM - Harga vaksin Covid-19 hasil kerja sama dengan Sinovac Biotech China akan dijual dengan kisaran harga Rp 200 ribu per dosis.

Hal ini disampaikan oleh Direktur utama PT Bio Farma (Persero), Honesti Basyir.

Angka tersebut meningkat dari perkiraan semula sekitar Rp 75 ribu sampai Rp 145 ribu.

Harga tersebut juga masih bisa berubah sesuai dengan efisiensi seperti apa yang akan dilakukan selama masa produksi vaksin.

Pemerintah Klaim Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari Sinovac Berjalan Lancar dan Hasilnya Baik

Disiapkan 86 Juta Vaksin, Vaksinasi Covid-19 Dimulai Paling Lambat Januari 2021

"Mereka belum menyebutkan biaya pastinya, jadi kami hanya menyiapkan anggaran aproksimasi. Masih mungkin berubah. Kami berharap dengan Sinovac didapatkan maksimum Rp 200 ribu untuk satu dosis.

Jadi kalau dua dosis Rp 400.000," kata Honesti dalam rapat bersama Komisi VI DPR, Senin (5/10/2020).

Menurut Honesti, harga vaksin juga akan ditentukan oleh Kementerian Kesehatan.

Jika vaksin di Indonesia sudah lolos uji klinis, Kementerian Kesehatan akan punya jaringan khusus agar harga produksi bisa ditekan lagi.

"Kita lihat produksi terakhir kita lakukan efisiensi untuk budget ini. Nanti kan Kemenkes akan ada penugasan ke kami.

Kemungkinan juga Kemenkes dapat akses langsung. Jadi kita dapat sebagai yang mendapat penugasan berapanya nanti akan dilihat usai RAB di Kemenkeu," terang dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved