Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Tips Kesehatan

17 Manfaat Kesehatan Luar Biasa dari Brokoli hingga Tips Aman Mengkonsumsinya

Sayuran ini membawa banyak manfaat bagi kesehatan karena memiliki banyak khasiat yang tak terkira, berikut manfaat kesehatan dari brokoli

Mizina
Ilustrasi brokoli 

TRIBUNTERNATE.COM - Brokoli adalah sayuran berwarna hijau tua yang berkerabat dekat dengan kubis dan juga kembang kol dan termasuk dalam famili Italica Cultivar.

Sayuran ini membawa banyak manfaat bagi kesehatan karena memiliki banyak khasiat yang tak terkira.

Berikut manfaat kesehatan dari brokoli seperti yang TribunTernate.com lansir dari laman drhealthbenefits.com:

Baca juga: 5 Manfaat Kesehatan Daun Jambu Biji untuk Redakan Sakit Gigi

Baca juga: 5 Manfaat Kesehatan Konsumsi Buah Kiwi, Aman Bagi Penderita Diabetes hingga Meredakan Asma

1. Mencegah Kanker

Brokoli dikenal luas di seluruh dunia sebagai sumber yang sempurna untuk mencegah Anda dari berbagai jenis kanker.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa brokoli bisa bermanfaat untuk mencegah kanker karena senyawa yang disebut isothiocyanate.

Brokoli mengandung glukoraphanin yang diproses oleh tubuh menjadi senyawa anti kanker yang disebut sulforaphane.

Selain itu, brokoli juga mengandung senyawa yang disebut indole-3-carbinol, yaitu anti karsinogen yang akan menghindarkan Anda dari berbagai jenis kanker.

2. Kurangi Kolesterol

Ada beberapa alasan kenapa brokoli bisa menjadi senjata yang sangat mematikan untuk melindungi Anda dari kolesterol.

Asam empedu akan menjadi zat yang sangat bermanfaat untuk membantu tubuh dalam mencerna sebagian lemak dari makanan yang baru saja kita makan.

Zat inilah yang kemudian akan mengurangi lemak yang menumpuk di tubuh kita yang dapat memicu terjadinya kolesterol.

Menurut ahli gizi dari Fitness Institute of Texas di University of Texas di Austin, brokoli dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dalam tubuh kita karena mengandung serat larut air, yang akan mengikat kolesterol dalam tubuh.

3. Detoksifikasi

Brokoli juga bermanfaat sebagai detoksifikasi, yang akan melepaskan racun di dalam tubuh Anda.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa brokoli mengandung tiga fitokimia bermanfaat yang akan bertindak sebagai detoksifikasi yaitu glukorafanin, glukonasturtiin, dan glukobrasikin.

Padahal, dari penelitian terbaru yang sudah dipublikasikan oleh Journal Cancer Prevention, para ilmuwan sudah membuktikan bahwa brokoli akan sangat bermanfaat untuk detoksifikasi. 

4. Baik untuk Diet

Manfaat brokoli untuk menu diet menjadi yang terbaik untuk kesuksesan program Anda.

Brokoli merupakan salah satu makanan yang penting karena mengandung serat pangan yang tinggi yang akan menjaga sistem pencernaan bekerja dengan baik dan menjaga perut kenyang lebih lama.

Selain itu, menurut Biochemical and Biophysical Research Communications, brokoli juga mengandung sulforaphane yang dapat memberikan efek pembakaran lemak dengan merangsang pemecahan sel lemak.

5. Sistem Pencernaan Menjadi Lebih Sehat

Brokoli termasuk salah satu makanan yang kaya serat.

Jadi, brokoli memiliki kandungan serat yang bentuknya bisa larut dan tidak larut, sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda tanpa memecah nutrisi yang terkandung di dalam tubuh.

Selain itu, serat yang terkandung dalam brokoli juga bermanfaat untuk menjaga jumlah bakteri sehat di usus Anda. 

Selain itu, brokoli akan membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan Anda dengan menjaga kesehatan lapisan perut Anda.

6. Antiinflamasi

Faktanya, brokoli memiliki sumber kaya kaempferol dan isothiocyanate, yang merupakan fitonutrien anti-inflamasi.

Penelitian sudah membuktikan bahwa kaempferol cukup membantu untuk menghambat dampak zat terkait alergi di tubuh kita, terutama di saluran usus, sedangkan isothiocyanate akan membantu mengatur peradangan.

Selain itu, brokoli juga merupakan anti-inflamasi yang hebat dari penyakit yang berhubungan dengan osteoartritis. 

Studi yang dilakukan oleh University of East Anglia membuktikan bahwa brokoli akan membantu mengurangi gejala osteoartritis karena bahan kimia ini akan memblokir enzim yang menyebabkan kerusakan sendi.

7. Mencegah Sklerosis Lateral Amyotrophic

Penyakit inilah yang menyebabkan Stephen Hawking yang terkenal menjadi lumpuh karena penyakit ini benar-benar mematikan. Ini adalah penyakit saraf yang secara progresif menyebabkan sel-sel saraf terkikis dan mati.

Berdasarkan penelitian, antioksidan karotenoid dalam brokoli berperan penting untuk mencegah mengalami amyotrophic lateral sclerosis.

Para ilmuwan menemukan bahwa secara keseluruhan, orang yang mengonsumsi karotenoid tingkat tinggi lebih kecil kemungkinannya untuk menderita penyakit ALS ini dibandingkan dengan orang yang diet rendah nutrisi ini.

8. Tingkatkan Kekebalan 

Brokoli mengandung senyawa kimia yang akan meningkatkan sistem kekebalan Anda seiring bertambahnya usia dari waktu ke waktu.

Brokoli akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena mengandung sulforaphane yang akan menghindarkan Anda dari efek radikal bebas yang merusak.

9. Sifat Antioksidan

Dalam semua familinya, brokoli merupakan sayuran yang mengandung sumber vitamin C terkaya.

Seperti yang telah Anda ketahui, jumlah vitamin C yang tinggi berarti brokoli dapat melepaskan berbagai antioksidan dan flavonoid yang akan bermanfaat untuk daur ulang Vitamin C.

Selain itu, brokoli juga mengandung karotenoid, lutein, zeaxanthin, dan beta-karoten dalam jumlah yang tinggi, yang semuanya merupakan antioksidan kuat yang semuanya memiliki bagian masing-masing untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

10. Perkuat Tulang

Khasiat brokoli untuk tulang kita karena adanya kandungan kalsiumnya yang tinggi yaitu 47 mg per 100 gramnya.

Brokoli mengandung berbagai nutrisi yang dapat bermanfaat untuk kepadatan tulang seperti magnesium, fosfor, dan seng.

Jadi brokoli sangat bermanfaat bagi anak-anak, orang tua, dan ibu hamil karena sangat rentan menderita osteoroporis.

Brokoli mengandung vitamin K dalam jumlah tinggi. Vitamin K ini sangat penting untuk karboksilasi protein.

Sedangkan osteocalin harus dalam bentuk karboksilat agar osteokalin dapat berpindah ke tulang. 

Baca juga: Mengenal Manfaat Kesehatan Bawang Putih untuk Mengatasi Kolesterol hingga Tekanan Darah Tinggi

Baca juga: Anda Harus Tahu, Ini 5 Manfaat Kesehatan Buah Anggur untuk Bayi

11. Bagus Untuk Wanita Hamil

Jika Anda sedang hamil dan masih bingung jenis makanan apa yang perlu Anda makan, masukkan saja brokoli ke dalam daftar makanan yang harus Anda makan karena brokoli akan memberi Anda manfaat yang Anda butuhkan untuk kesehatan Anda dan bayi Anda.

Brokoli mengandung berbagai nutrisi yang sangat penting untuk ibu hamil, seperti vitamin, kalsium, zat besi, protein, dan juga asam folat. 

Asam folat dari brokoli tentunya akan membuat bayi lebih sehat karena akan sangat bermanfaat untuk melindungi Anda dan bayi dari cacat tabung saraf dan berat badan rendah saat melahirkan.

Selain itu, brokoli kaya akan serat larut dan tidak larut, yang akan membantu menahan air dan memastikan pergerakan usus yang sehat selama kehamilan. 

Sumber zat besi yang kaya juga akan sangat bermanfaat untuk memastikan Anda memiliki jumlah darah yang cukup, karena ibu hamil sangat rentan mengalami anemia selama masa kehamilan.

12. Mencegah Anemia

Brokoli mengandung zat besi dan asam folat dalam jumlah tinggi yang akan sangat bermanfaat untuk melindungi Anda dari anemia, terutama wanita dengan periode menstruasi.

Selain itu, brokoli mengandung tembaga, yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan produksi sel darah merah, bersama dengan zat besi

13. Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Brokoli ternyata menjadi salah satu sayuran yang bisa mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Berbagai mineral dan kromium penting akan sangat bermanfaat untuk mengatur tekanan darah Anda dengan memfungsikan tingkat insulin dalam tubuh Anda.

Brokoli juga akan menjaga tekanan darah kita dengan berbagai vitaminnya, yang akan digabungkan dengan asam lemak dan serat.

Berdasarkan penelitian, brokoli mengandung asam glutamat dan protein yang sangat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah Anda.

14. Baik untuk Kesehatan Mata

Ada komponen yang disebut lutein di dalam wortel ternyata juga dimiliki brokoli.

Brokoli juga merupakan sumber yang tepat untuk Anda dapatkan tambahan lutein sehingga tidak diragukan lagi brokoli akan menjaga kesehatan mata Anda.

Selain itu brokoli juga mengandung antioksidan yang disebut zeaxanthin yang ternyata merupakan sumber yang bagus untuk menjaga kesehatan mata dan menghindarkan Anda dari berbagai penyakit yang berhubungan dengan mata seperti katarak dan degenerasi makula terkait usia.

15. Perawatan kulit

Brokoli mengandung vitamin C dan beta-karoten dalam jumlah tinggi. Kandungan Vitamin C yang tinggi pada brokoli tentunya akan sangat bermanfaat untuk melawan radikal bebas.

Hasilnya kulit Anda akan terbebas dari berbagai tanda penuaan seperti garis halus, kerutan, dan pigmentasi yang berat.

Brokoli juga mengandung vitamin K dalam jumlah tinggi, yang membuat kulit bersinar dan menyegarkan jaringan kulit. 

Selain itu, brokoli juga mengandung glukorafanin, salah satu fitonutrien yang dapat memberikan manfaat penuh pada kulit Anda terhadap paparan sinar matahari.

16. Menunda Penuaan Dini

Anda perlu memastikan bahwa tubuh Anda akan selalu berfungsi dengan baik selama mungkin agar Anda tetap sehat di masa tua Anda.

Brokoli akan membantu Anda untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjaga fungsinya saat Anda tua nanti.

Selain itu, brokoli mengandung senyawa yang disebut sulforaphane yang dapat melawan molekul oksigen perusak yang dapat menyebabkan masalah bagi mitokondria yang merupakan pembangkit tenaga sel.

Faktanya, para peneliti telah mengatakan bahwa diet kaya brokoli akan secara efektif mengembalikan metabolisme kita dan mengurangi kemungkinan penyakit kronis yang terkait dengan penuaan.

17. Mengandung Fitokimia

Inilah salah satu dari sekian banyak alasan mengapa brokoli akan menjadi tambahan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Fitokimia memang bukan nutrisi utama yang sangat penting bagi tubuh Anda, namun penambahan fitokimia yang terkandung dari brokoli terbukti menjadi bonus yang sangat efektif bagi tubuh Anda untuk melawan penyakit berbahaya yang mungkin menyerang.

Banyak penelitian yang sudah membuktikan khasiat sebenarnya dari kandungan fitokimia untuk melawan berbagai penyakit seperti penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes, dan penyakit saraf.

Selain itu, brokoli juga mengandung banyak fitokimia aktif, seperti glukobrassican, yang kemudian akan terurai menjadi indole-3-carbinol dan selanjutnya diubah menjadi diindolylmethane atau DIM. 

DIM dikenal luas karena kemampuannya sebagai anti kanker, yang akan mencegah Anda dari usus besar, prostat, paru-paru, dan kanker lainnya.

Tips Konsumsi Brokoli

Nah, demikianlah tips konsumsi brokoli.

  • Pertama, saat berada di toko, pastikan Anda memilih brokoli yang memiliki warna hijau tua karena semakin hijau brokoli, semakin banyak beta karoten yang dimilikinya.
  • Sebelum mulai mengolah dan mengkonsumsinya, Anda perlu memastikan untuk mencuci dengan benar dan mengupas lapisan luar batang karena ini berkayu dan Anda tidak akan memakannya.
  • Anda perlu memastikan bahwa tidak memasaknya terlalu lama karena Anda akan kehilangan semua nutrisinya yang akan bermanfaat sebagai properti anti kanker.
  • Mengukus adalah cara terbaik untuk memasaknya, tetapi harap perhatikan bahwa Anda tidak boleh memasaknya terlalu matang jika tidak ingin kehilangan semua nutrisinya. Waktu yang disarankan untuk mengukus brokoli adalah sekitar 20 menit.
  • Mengukus lebih dari 20 menit, memasak dalam microwave lebih dari 3 menit, dan menumis lebih dari 5 menit akan membuat brokoli kehilangan khasiat anti kankernya. Merebus bukanlah hal yang besar, karena cara memasak ini akan mempercepat hilangnya nutrisinya.
  • Makan mentah akan bermanfaat untuk mendapatkan manfaat penuh dari nutrisi brokoli.

Peringatan dan Tindakan Pencegahan Brokoli

Tidak ada efek samping yang perlu Anda khawatirkan tentang sayuran ini. Tapi, Anda perlu mempertimbangkan peringatan dan pencegahan terkait sayuran sehat ini.

  • Makan brokoli mentah sangat baik untuk mendapatkan manfaat penuh dari nutrisinya, tetapi Anda perlu mempertimbangkan bahwa mungkin ada hal yang menyebabkan ketidaknyamanan pada usus seperti gas dan kembung.
  • Menurut Ohio State University, orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah dianjurkan untuk menghindari brokoli karena vitamin K yang terkandung dalam brokoli akan mengganggu efektivitas pengobatan.

Sebagai sayuran berwarna hijau tua, brokoli mengandung banyak sekali nutrisi yang tentunya bermanfaat untuk kesehatan Anda.

Namun, Anda perlu mempertimbangkan waktu memasaknya saat hendak mengonsumsinya. Jadi, konsumsilah brokoli dengan bijak, manfaatkan sepenuhnya, dan jaga kesehatan dengannya.

(TribunTernate.com)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved