Kesal Antre Sejam Stempel Tes Swab, Hotman Paris Semprot Pimpinan Bandara Soetta: Kasihan Ini Rakyat
Ia kesal karena calon penumpang pesawat harus mengantre lama untuk mendapatkan stempel surat bebas corona sebagai syarat terbang.
TRIBUNTERNATE.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengeluhkan pelayanan pemeriksaan surat bebas virus corona atau Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta.
Ia kesal karena calon penumpang pesawat harus mengantre lama untuk mendapatkan stempel surat bebas corona sebagai syarat terbang.
Hotman Paris mengkritik keras karena lambannya pelayanan cek pemeriksaan surat kesehatan kepada para calon penumpang.
Hal itu disampaikan Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, Kamis (17/12/2020) pagi.
Hotman Paris menyebut para calon penumpang sudah mengantre sejak jam 5 pagi untuk mendapatkan stempel validasi dalam surat kesehatan yang mereka bawa.
"Soekarno Hatta kamis 16 des 2020 jam 5 subuh antri stempel swab! Ballada stempel validasi surat swab," tulis Hotman Paris pada keterangan unggahannya.
Baca juga: Mulai 18 Desember, Keluar Masuk Jakarta Wajib Rapid Test Antigen, Ini Harga Tes di Bandara Soetta
Baca juga: Masuk Jakarta Wajib Rapid Test Antigen, Ini Biayanya di Sejumlah Rumah Sakit dan Klinik
Dalam video yang diunggahnya, ia mengaku harus menunggu sekitar satu jam untuk bisa mendapatkan stempel.
"Halo pimpinan bandara, satu jam hanya untuk stempel. Pimpinan kantor kesehatan pelabuhan di mana kau? masih tidur ya? ini antrean begini nih kasihan negara ini kalau begini. Udah bayar 1,5 juta rapid test disuruh antre nih. Ini jam 5 (pagi) sekarang, kasihan ibu ini," kata Hotman Paris.
Selain memperlihatkan antrean panjang calon penumpang, tampak pula petugas yang sibuk memeriksa surat di dalam loket.
Menurut Hotman, petugas stempel tes swab untuk penumpang di Bandara Soetta perlu ditambah agar pelayanan bisa berjalan dengan cepat.
"Tolong ditambah petugas. Salam Hotman Paris," ujarnya.
"Lihat nih udah antre dua ratus meter nih. Kasihan ini rakyat. Pimpinannya masih tidur kali ah, masih olahraga sekarang, sementara kita menderita di sini," sambungnya.
"Tambah petugasnya kenapa sih? Apa perlu saya yang bayarin?" pungkas Hotman Paris.
Baca juga: Hotman Paris Tolak Tawaran Jadi Pengacara Rizieq Shihab: Saya Terlalu Sibuk untuk Perkara Bisnis
Baca juga: Bela Maybank di Kasus Raibnya Uang Rp 20 Miliar, Hotman Paris: Kasus Ini Tak Sesimpel yang Diduga
Layanan Rapid Test Antigen di Bandara Soekarno-Hatta
Pemerintah akan memberlakukan kebijakan pengetatan terukur saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 untuk mencegah penularan Covid-19.