Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Cerita Evakuasi Korban Gempa Mamuju yang Sempat Viral Minta Pertolongan dari Facebook

Alex menceritakan proses evakuasi keluarganya yang tertimbun rumah 3 lantai.

Tangkap layar YouTube Mata Najwa
Kisah evakuasi korban gempa Mamuju yang sempat minta pertolongan lewat media sosial Facebook. 
TRIBUNTERNATE.COM - Pasangan suami istri korban gempa Mamuju, Sulawesi Barat yang terjadi pada Jumat (15/1/2021) lalu, Alexander Fongiman dan Angelina Clara, mengungkapkan kisah evakuasi keluarga mereka.

Hal itu diketahui dari tayangan Mata Najwa yang diunggah pada Kamis (21/1/2021).

Diketahui, proses evakuasi keluarga Alexander dan Angelina sempat viral di media sosial, keduanya juga meminta pertolongan lewat Facebook.

Kepada Najwa Shihab, Alex menceritakan proses evakuasi anggota keluarganya.

Alex menceritakan saat terjadinya gempa dini hari itu, di dalam rumahnya ada tujuh orang termasuk dirinya yang sedang tertidur lelap Jumat (15/1/2021).

Ketujuh orang yang berada dalam rumah tersebut adalah dirinya, sang ibu, istri, tiga anak, dan seorang orang asistem rumah tangga.

Alex pertama kali mengunggah permintaan pertolongan di media sosial Facebook dalam keadaan terjebak dalam reruntuhan.

Baca juga: Pernikahan Diisukan Retak, Celine Evangelista Tak Hapus Semua Foto Stefan William di Instagram

Baca juga: Menkes Budi Gunadi Sebut Testing Covid-19 Indonesia Salah, Bagaimana Pandangan Epidemiolog?

Baca juga: Daftar 49 Nama Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polri

Viral Korban Gempa Mamuju Viral Minta Tolong Lewat Facebook
Viral Korban Gempa Mamuju Viral Minta Tolong Lewat Facebook (YOUTUBE Mata Najwa)

Akhirnya setelah beberapa jam berlalu datang seorang karyawannya yang membantu proses evakuasi.

Anak kedua Alex, Angelina Clara, menjadi yang pertama yang berhasil dievakuasi sekitar pukul 05.00 WITA.

Kemudian yang kedua berhasil diselamatkan adalah dirinya sendiri yang saat itu berada di lantai tiga rumahnya.

Sang ibu dan asisten rumah tangga yang dievakuasi, baru anak Alex yang lain, yakni Catherine dan William yang berhasil dievakuasi.

Namun, menurut Alex, proses evakuasi Catherine dan William-lah yang paling sulit.

William baru berhasil dievakuasi pada Jumat pukul 10.00 WITA, lantaran sang anak tertutup beton.

Baca juga: Bupati Sleman Positif Covid-19 setelah Divaksin, Ini Penjelasan Dokter Tirta dan Zubairi Djoerban

Baca juga: Komjen Listyo Sigit Ingin Hidupkan Kembali Pam Swakarsa, Ini Kekhawatiran YLBHI dan Kontras

Alex juga menceritakan bahwa rumahnya kini hampir rata dengan tanah.

Menurut Alex, tinggi rumahnya yang semula 13 meter kini hanya menjadi tiga meter.

Semua anggota keluarganya selamat dan sekarang dirujuk perawatan di RS Siloam Makassar guna menjalani perawatan patah tulang.

(TribunTernate.com/ Efrilia Aminati)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved