Donald Trump Membuat 'Kantor Mantan Presiden' Padahal Joe Biden Sudah Dilantik, Apa Alasannya?
Kini, mantan presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan telah membuka kantor di Florida pada Senin (25/1/2021) kemarin.
TRIBUNTERNATE.COM - Amerika Serikat telah resmi memiliki presiden baru, yakni Joe Biden, yang berhasil mengalahkan petahana Donald Trump pada Pilpres AS 2020 yang digelar dua bulan lalu.
Kini, mantan presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan telah membuka kantor di Florida pada Senin (25/1/2021) kemarin.
Dikutip dari Channel News Asia, kantor tersebut akan digunakannya untuk menjalankan tugasnya sebagai mantan presiden AS serta melanjutkan agenda pemerintahannya.
"Kantor akan bertanggungjawab untuk mengelola korespondensi, pernyataan publik, penampilan, dan kegiatan resmi Presiden Donald Trump untuk memajukan kepentingan Amerika Serikat."
"Dan untuk menjalankan agenda Pemerintahan Trump melalui advokasi, pengorganisasian, dan aktivisme publik," tulis pihak Donald Trump dalam sebuah pengumuman.
Baca juga: Resmi Dilantik, Joe Biden akan Bawa AS Kembali Bergabung dengan Perjanjian Iklim Paris
Baca juga: Mengenal Istilah Supremasi Kulit Putih, Permasalahan Ras yang Dibahas di Pidato Perdana Joe Biden
Baca juga: Jelang Pelantikan Joe Biden, Lambaian Tangan Terakhir Donald Trump di Gedung Putih Sebagai Presiden
Adapun sebelumnya, Donald Trump juga telah telah membuat pernyataan dalam sambutan perpisahan di hari terakhirnya sebagai presiden, Rabu (20/1/2021).
Pemilik nama lengkap Donald John Trump itu mengatakan bahwa dirinya akan kembali ke pemerintahan dalam beberapa bentuk.
Kemudian sebelum meninggalkan kantor, Donald Trump berbicara dengan rekan-rekannya tentang pembentukan partai politik yang disebut Partai Patriot.
Donald Trump juga akan melanjutkan gugatan hukum yang tidak berhasil untuk membatalkan kekalahannya dalam pemilu 3 November 2020 dari Joe Biden.
Seperti diketahui, Donald Trump mengklaim telah terjadi kecurangan pemilu yang meluas saat itu.
Dewan Perwakilan Rakyat AS Mengirimkan Artikel Pemakzulan Donald Trump ke Senat
Pengumuman mengenai Trump yang membuka kantor mantan presiden datang pada hari yang sama ketika Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengirimkan kepada Senat sebuah artikel, Senin (25/1/2021).
Artikel pemakzulan itu menyebut Donald Trump telah menghasut pemberontakan dalam pidatonya kepada para pendukung sebelum serangan mematikan di Capitol pada 6 Januari 2021.
Baca juga: Lagu Enak Rasane Tuai Kontroversi, Suban Lora Sampaikan Permintaan Maaf dan Beri Klarifikasi
Baca juga: Akhir Polemik Kewajiban Pakai Jilbab bagi Siswi Non-Islam di Padang: Tak akan Ada Pemaksaan
Baca juga: 53 Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polri

Manajer pemakzulan Nine House diam-diam menjalankan artikel pemakzulan itu melalui aula yang sama di Kongres yang dikuasai oleh pendukung Donald Trump.
Anggota Kongres AS, Jamie Raskin, kemudian membacakan dakwaan terhadap Donald Trump di lantai Senat.