Coba Konsumsi 10 Makanan Ini Saat Sakit Maag Kambuh, Apel hingga Pisang Raja
Selain mengonsumsi obat maag, beberapa makanan alamiah ini, dapat meredakan rasa sakit maag. Salah satunya adalah apel.
TRIBUNTERNATE.COM - Selain mengonsumsi obat maag, beberapa makanan juga dapat meredakan rasa sakit maag.
Sakit maag adalah luka yang berkembang di lapisan lambung atau duodenum.
Bagian ini merupakan bagian pertama dari usus kecil.
Sakit maag juga dikenal sebagai tukak lambung, tukak lambung, atau tukak duodenum.
Sakit maag berkembang ketika asam lambung mengiritasi lapisan lambung.
Saat seseorang menderita maag, umumnya mereka merasakan sensasi terbakar di perutnya.
Sensasi terbakar ini sering berlangsung beberapa menit atau beberapa jam mereda setelah minum antasida.
Baca juga: 5 Makanan Ini Aman Dikonsumsi Bagi Penderita Maag, Ada Brokoli hingga Teh hijau dengan Madu
Baca juga: 5 Manfaat Luar Biasa dari Mentimun untuk Kesehatan Kulit
Selain obat-obatan, ada makanan yang bila dikonsumsi dapat meringankan gejala sakit maag, menurut pakar yang dilansir dari Medical News Today.
Berikut daftarnya:
1. Probiotik
Probiotik adalah organisme hidup yang membantu mengembalikan keseimbangan bakteri di saluran pencernaan.
Selain membantu mencapai kesehatan usus yang optimal, probiotik juga dapat membantu mengobati maag.
Menurut penelitian tahun 2014, probiotik tidak dapat membunuh bakteri H. pylori.
Akan tetapi, probiotik dapat mengurangi jumlah bakteri yang ada, mempercepat proses penyembuhan, dan menyembuhkan beberapa gejala.
Ketika dikonsumsi bersamaan dengan pengobatan lain, probiotik dapat membantu membasmi bakteri berbahaya.
Probiotik bisa didapatkan dari beberapa makanan, yakni yogurt, makanan fermentasi, dan suplemen probiotik.
2. Jahe
Banyak orang mengira jahe memiliki efek gastroprotektif.
Beberapa orang menggunakannya untuk mengobati perut dan gangguan pencernaan, seperti sembelit, kembung, dan maag.
Sebuah penelitian tahun 2013 menunjukkan, jahe dapat membantu mengatasi tukak lambung yang disebabkan oleh bakteri H. pylori.
Namun, sebagian besar hasil penelitian ini berasal dari penelitian pada hewan, jadi tidak jelas apakah efeknya akan sama pada manusia.
3. Buah berwarna-warni
Banyak buah mengandung senyawa yang disebut flavonoid, yaitu polifenol.
Flavonoid berkontribusi untuk memberi warna pada beberapa buah.
Menurut penelitian tahun 2011, polifenol dapat membantu mengatasi sakit maag.
Polifenol juga dapat membantu berbagai masalah pencernaan lainnya, termasuk kejang dan diare.
Flavonoid melindungi lapisan perut dari tukak.
Flavonoid juga akan meningkatkan lendir perut, yang menghambat pertumbuhan H. pylori.
Flavonoid juga memiliki sifat antioksidan.
Buah-buahan yang mengandung flavonoid yakni, apel, bluberi, ceri, lemon, dan jeruk.
Baca juga: Rekomendasi 5 Makanan untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi: dari Pisang hingga Oatmeal
Baca juga: Jarang Diketahui, Ini 15 Khasiat Rebusan Jahe, Serai, dan Gula Merah
4. Pisang raja
Pisang raja adalah salah satu jenis pisang.
Penelitian tahun 2011 menunjukkan bahwa pisang raja yang masih mentah kemungkinan memberikan efek positif pada tukak lambung.
Pisang raja mentah mengandung flavonoid yang disebut leucocyanidin.
Leucocyanidin meningkatkan jumlah lendir di perut.
Buah ini juga dapat mengurangi keasaman, yang dapat membantu mencegah dan meredakan gejala maag.
5. Madu
Madu adalah pemanis alami yang populer.
Orang yang mengonsumsi madu secara teratur dapat memiliki berbagai manfaat kesehatan.
Sebuah penelitian tahun 2016 menyebutkan bahwa madu Manuka memiliki efek antimikroba terhadap H. pylori.
Hal ini menunjukkan bahwa madu bisa bermanfaat untuk mengobati sakit maag.
Madu juga dapat digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka, termasuk bisul kulit, luka bakar, dan luka lecet.
(TribunTernate.com/Qonitah Rohmadiena)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/ilustrasi-buah-apel.jpg)