Penjagalan Kucing di Medan, Polisi Jerat Pelaku dengan Pasal Pencurian, Ancaman 5 Tahun Penjara
Sebuah unggahan video di akun Instagram @soniarizkikarai, Rabu (27/1/2021) mengungkap adanya penjagalan kucing di Medan, Sumatera Utara.
TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah unggahan video di akun Instagram @soniarizkikarai, Rabu (27/1/2021) mengungkap adanya penjagalan kucing di Medan, Sumatera Utara.
Unggahan video itu pun viral di media sosial.
Tampak pada video, tubuh kucing yang sudah dipotong-potong. Kemudian dimasukkan ke dalam karung untuk dijual.
Si penjual daging kucing disebut berada di Jalan Tangguk Bongkar VII, Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai.
Hingga saat ini unggahan tersebut telah mendapatkan respon 37,9 ribu like dan 5,8 ribu komentar.
Bahkan, para artis Tanah Air juga memberikan komentar.
Dalam caption atau keterangan pada unggahannya, Sonia menjelaskan kronologi kejadian awalnya.
Kala itu, ia berniat mencari kucingnya yang hilang dua hari lalu dan mendapatkan informasi ada yang memasukkan ke karung.
Baca juga: Surat Keberatan atas Review Produknya Viral di Twitter, Eiger Akhirnya Sampaikan Permintaan Maaf
Baca juga: Kasus Penyerangan Imam Masjid di Depok: Terduga Pelaku Ditangkap di Rumahnya, Diduga Gangguan Jiwa
Baca juga: Belum Lancar Menyetir, Remaja 13 Tahun Tabrak Delapan Sepeda Motor, Satu Korban Meninggal Dunia

"Hari ini saya mencari kucing saya yang dua hari yang lalu hilang, setelah bertanya tanya kesana dan kemari akhirnya ada yang lihat kucing saya dimasukkan ke goni sama orang yang katanya udah sering ngambilin kucing," terangnya dalam caption foto.
Ia menerangkan orang tersebut telah sering melakukan hal tersebut untuk dibunuh, dipotong dan dijual dengan harga Rp 70 ribu.
"Untuk dibunuh lalu dijual dagingnya dengan harga per kg 70.000," lanjutnya.
Sonia menyebutkan bahwa dirinya akhirnya mendatangi lokasi di Jalan Tangguk Bongkar VII dan menemui orang tersebut.
"Akhirnya saya memberanikan diri untuk langsung ke rumahnya, awalnya tetangga di sana ngasih tahu rumah yang salah, sampai akhirnya saya bertanya sama anak-anak disitu dan mereka menunjukkan rumah yang benar.
Setiba di lokasi saya bertanya mana bapak A mereka langsung bilang ada perlu apa?
Saya jawab saya mau ngomong langsung sama bapak A," tulisnya.