Terkini Internasional
Alami Kegagalan Mesin, Puing-puing Pesawat Boeing 777 United Airlines Berjatuhan dari Langit
Pesawat Boeing 777-200 itu mendarat darurat di Denver International Airport pada Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 13:08 waktu setempat.
Ia pun sempat merekamnya.
"Ketika saya melihatnya, saya juga melihat ada ledakan dan kepulan asap, dan beberapa puing jatuh dari pesawat. Itu seperti bintik-bintik kecil di langit, dan saat saya melihatnya, saya memberitahu keluarga saya apa yang baru saja saya lihat, lalu kami mendengar ledakan," katanya dalam wawancara dengan Associated Press lewat sambungan telepon.
"Pesawat tetap terus terbang, dan kami tidak lagi melihatnya setelah itu," lanjutnya.
Kata Pakar
Pakar keselamatan penerbangan mengatakan, pesawat itu tampaknya mengalami kegagalan mesin yang berbahaya.
Namun, kejadian semacam itu sangat jarang terjadi, terlebih ketika lempengan besar yang berputar di dalam mesin mengalami semacam kegagalan dan merusak selubung lapis baja di sekitar mesin yang dirancang untuk menahan kerusakan, kata John Cox.
John Cox sendiri adalah seorang ahli keselamatan penerbangan dan pensiunan pilot yang mendirikan firma konsultan keselamatan penerbangan bernama Safety Operating Systems.
“Disk atau lempengan yang tidak seimbang itu memiliki banyak gaya di dalamnya, dan berputar pada beberapa ribu rotasi per menit ... dan ketika mengalami gaya sentrifugal sebesar itu, benda tersebut pasti langsung terlempar ke suatu tempat,” katanya dalam wawancara via telepon.
John Cox menambahkan, para pilot sudah menjalani pelatihan dalam menangani kejadian seperti itu sesering mungkin dan akan segera mematikan apa pun yang mudah terbakar di mesin, termasuk bahan bakar dan cairan hidrolik dengan menggunakan satu sakelar.
Sementara, mantan Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Jim Hall menyebut insiden itu hanyalah contoh lain dari "retakan dalam budaya keselamatan penerbangan (yang) perlu ditangani."
Jim Hall, yang menjadi anggota dewan sejak 1994-2001, telah melontarkan kritikan terhadap FAA selama dekade terakhir.
Ia menyebut FAA "tengah membiarkan produsen yang melakukan pengawasan penerbangan yang dibayar oleh publik".
Itu berlaku khusus untuk Boeing, katanya.
Meskipun penampakan mesin yang terbakar terlihat menakutkan, sebagian besar insiden seperti itu tidak mengakibatkan korban jiwa, kata Cox.
Baca juga: Tanggapan Pengamat tentang Laporan Awal Pesawat Sriwijaya Air dari KNKT: Masih Ada Laporan Lagi
Baca juga: KNKT Ungkap Kronologi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182: Hidung Pesawat Sempat Naik, Pesawat Miring Kiri
Baca juga: Diduga Jadi Penyebab Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Apa Itu Autothrottle?
Baca juga: KNKT: Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Tidak Pecah di Udara, Mesin Masih Hidup Sebelum Membentur Air
Kasus kematian terakhir akibat kerusakan mesin pesawat terjadi dalam penerbangan maskapai AS Southwest Airlines dari New York ke Dallas pada April 2018.