Pernah Jadi Bahan Baku Utama Pabrik Miras, Begini Proses Air Kali Ciliwung yang Diubah Jadi Bir
Air Kali Ciliwung pada saat Jakarta masih bernama Batavia pernah menjadi bahan baku utama pabrik miras yang produknya laku di pasaran.
Harganya di bawah bir impor, namun tetap tergolong mahal untuk kebanyakan orang.
“Biasanya orang yang tiap hari minum bir adalah orang-orang yang padat kantongnya,” terang Djaja.
Selama masa ini, permintaan bir di Jakarta terus meningkat.
Selain Angker, pabrik bir di Jakarta juga memproduksi bir hitam Tjap Srimpi yang mengandung karamel.
Popularitas bir ini cukup luas dan sering muncul di iklan-iklan media massa.
Pada masa Ali Sadikin menjabat gubernur DKI Jakarta, pabrik bir Budjana Yasa diambil alih oleh pemerintah daerah.
Perusahaan ini dialihkan menjadi BUMD milik Pemprov DKI Jakarta di bawah PT Budjaya Djaja.
Di tahun 1970, namanya resmi berganti menjadi PT Delta Djakarta.
Investasi pemerintah daerah di perusahaan bir ini masih terus bertahan hingga sekarang.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Air Kali Ciliwung Dijadikan Miras dan Laku di Pasaran. . ."