Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Wawancara Oprah Winfrey - Pangeran Harry dan Meghan Markle, Kerajaan Inggris Gelar Pertemuan Krisis

Istana Buckingham tengah mengadakan pembicaraan krisis pasca-wawancara Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan Oprah Winfrey.

Fox News
Pangeran Harry dan Meghan Markle saat berjalan-jalan di esplanade di Kastil Edinburgh, Skotlandia, Selasa, 13 Februari 2018. 

12 Poin dalam Wawancara Meghan-Harry dengan Oprah

Diberitakan sebelumnya, berikut 12 poin dalam wawancara Meghan dan Harry dengan Oprah, dilansir Guardian:

1. Masalah kesehatan mental

Dalam wawancara tersebut, Duchess of Sussex mengatakan, dia pernah berpikiran untuk bunuh diri selama menjadi anggota kerajaan.

"Saya hanya tidak ingin hidup lagi. Dan itu adalah pemilikiran yang sangat jelas dan nyata, serta terus menerus terjadi, itu menakutkan," ujarnya.

"Dan saya ingat bagaimana dia (Harry) kemudian memeluk saya," imbuh Meghan.

Meghan Markle dalam program wawancara spesial
Meghan Markle dalam program wawancara spesial "Oprah With Meghan and Harry: A CBS Primetime Special". (CBS)

Meghan mengaku, dirinya pernah meminta bantuan istana untuk menangani masalah kesehatan mentalnya.

Namun, permintaannya ditolak.

"Mereka berkata, hatiku tertuju padamu karena aku melihat betapa buruknya itu, tapi tidak ada yang bisa kami lakukan untuk melindungimu karena kamu bukan pegawai yang dibayar di institusi," terang Meghan.

2. Dugaan rasisme

Aktris Hollywood itu juga mengklaim, ketika dia sedang mengandung Archie, ada kekhawatiran yang dibicarakan di dalam Istana mengenai warna kulit bayinya dan Pangeran Harry.

"Pada bulan-bulan ketika saya hamil, sekitar waktu yang sama, kami memiliki percakapan bersama, 'Kamu tidak akan diberi perlindungan, tidak akan diberi gelar', dan juga kekhawatiran dan percakapan tentang betapa gelap warna kulitnya, mungkin saat dia lahir," tuturnya.

Namun, ketika ditanya Oprah Winfrey tentang siapa yang mengatakan itu, Meghan enggan menyebut sebuah nama.

"Saya pikir itu akan sangat merugikan mereka," jawabnya.

Pangeran Harry juga memberikan jawaban yang sama.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved