Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Ketua KNKT Kisahkan Penemuan CVR Pesawat Sriwijaya Air SJ182: Tertutup Lumpur Setebal 1 Meter

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transortasi (KNKT) Soejanto Tjahjono pun menceritakan penemuan CVR Sriwijaya Air SJ182.

Dok. Basarnas
Prosesi tabur bunga oleh keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 dan tim SAR dari atas KRI Semarang-594 di perairan Kepulauan Seribu, Jumat (22/1/2021). 

Hal itu disampaikan dalam konferesi pers Rabu (31/3/2021). 

CVR ditemukan pada Selasa (30/1/2021) malam pukul 20.05 WIB.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono menerangkan tim pencari menggunakan kapal penghisap lumpur untuk mencari CVR

Hal ini karena CVR tertutup oleh lumpur setebal satu meter. 

Dengan kondisi tersebut, pencarian dengan manual indera manusia sangat sulit dilakukan.

Dijelaskan pula, pencarian dapat dilakukan pada area 90x90 meter dengan cara kerja alat pada kapal seperti vacuum cleaner.

"Dengan menggunakan alat itu kita dapat mencari di area 90x90 meter yang kerjanya seperti vakum cleanner," terang Soerjanto dikutip dari live KompasTV. 

Soerjanto juga menambahkan, Selasa (30/3/2021) merupakan hari terakhir pencarian dengan menggunakan kapal ini.

Ketua KNKT juga menyampaikan, penemuan ini menunjukkan keseriusan dari hasil kerja sama untuk membuktikan Indonesia mampu menangani suatu bencana.

Menhub Budi Karya Sumadi Ucapkan Terima Kasih

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak yang ikut membantu pencarian CVR ini.

Menhub juga menyerahkan CVR kepada Ketua KNKT untuk meneliti lebih dalam pencocokan data antara CVR dengan Flight Data Recorder (FRD) yang sebelumnya telah ditemukan.

Hasil analisis penelitian ini akan digunakan untuk mengevaluasi kejadian agar kejadian tidak terulang kembali.

Ke depannya, hasil dari analisis ini dapat digunakan untuk meningkatkan keselamatan transportasi penerbangan.

"Saya serahkan ini (CVR) untuk diteliti lebih lanjut adanya CVR bisa melengkapi data sebelumnya yaitu FDR untuk mencari keterangan data-data lain."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved