Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Ketua KNKT Kisahkan Penemuan CVR Pesawat Sriwijaya Air SJ182: Tertutup Lumpur Setebal 1 Meter

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transortasi (KNKT) Soejanto Tjahjono pun menceritakan penemuan CVR Sriwijaya Air SJ182.

Editor: Rizki A
Dok. Basarnas
Prosesi tabur bunga oleh keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 dan tim SAR dari atas KRI Semarang-594 di perairan Kepulauan Seribu, Jumat (22/1/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021 lalu telah ditemukan.

Ini berarti, CVR ditemukan hampir tiga bulan setelah insiden pesawat tersebut jatuh.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transortasi (KNKT) Soejanto Tjahjono pun menceritakan penemuan CVR Sriwijaya Air SJ182.

Soerjanto mengatakan, awalnya pencarian CVR dilakukan secara manual, dengan menerjunkan sekitar 40 penyelam dari berbagai instansi pada area 90x90 meter.

Namun, kata Soerjanto, setelah dilakukan penyisiran pada area tersebut secara bergantian selama berhari-hari, tetap tidak ditemukan juga CVR SJ-182.

"Sekali menyelam itu hanya bisa 20 menit, dan tangan penyelam banyak yang luka-luka karena banyaknya serpihan, jadi kemampuan penyelam menjadi terbatas," ujar Soerjanto di Dermaga JITC, Jakarta, Rabu (31/2/2021).

Setelah melihat kondisi para penyelam yang luka-luka, Soerjanto akhirnya memutuskan pencarian CVR menggunakan kapal penyedot lumpur TSHD King Arthur 8.

Keputusan ini diambil beberapa hari sebelum pencarian dihentikan.

"Baru lima hari menggunakan kapal penyedot lumpur di area 90x90 meter, akhirnya ditemukan CVR yang tertimbun lumpur sedalam satu meter dari dasar laut," ujarnya.

Ia menyebut, jika ditotal, CVR ditemukan dari permukaan laut sedalam 17 meter.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved