Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Terkini Internasional

Kepala Gereja Inggris: Tidak Ada Royal Wedding Rahasia Meghan Markle dan Pangeran Harry

Klaim pernikahan rahasia yang disebut Meghan Markle dibantah langsung oleh Uskup Agung Canterbury (Archbishop of Canterbury), Justin Welby.

Fox News
Pangeran Harry dan Meghan Markle saat berjalan-jalan di esplanade di Kastil Edinburgh, Skotlandia, Selasa, 13 Februari 2018. 

TRIBUNTERNATE.COM - Beberapa waktu lalu, Pangeran Harry dan Meghan Markle memberikan pengakuan mengenai beberapa aspek kehidupan pribadi mereka di hadapan presenter Oprah Winfrey.

Dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada awal Maret 2021 lalu, Meghan Markle mengklaim adanya pernikahan rahasia antara dirinya dengan Pangeran Harry tiga hari sebelum upacara resmi nan mewah di Kastil Windsor pada 19 Mei 2018.

Menurut pengakuan Meghan Markle, pernikahan rahasia itu digelar di hadapan Uskup Agung.

"Kau tahu, tiga hari sebelum upacara pernikahan kami, kami sudah menikah - tidak ada orang yang mengetahuinya," kata Meghan Markle.

"Hanya ada kami berdua di halaman belakang dengan Uskup Agung Canterbury," lanjutnya.

Namun, klaim pernikahan rahasia ini dibantah langsung oleh Uskup Agung Canterbury (Archbishop of Canterbury), Justin Welby.

Meghan Markle, Pangeran Harry, dan Ratu Elizabeth II.
Meghan Markle, Pangeran Harry, dan Ratu Elizabeth II. (The Sun UK)

Baca juga: Wawancara Oprah Winfrey - Pangeran Harry dan Meghan Markle, Kerajaan Inggris Gelar Pertemuan Krisis

Baca juga: Bahas Soal Putri Diana dengan Oprah Winfrey, Pangeran Harry Takut Sejarah akan Kembali Terulang

Baca juga: Merasa Sangat Terluka, Pangeran Charles Tetap Berharap Bisa Memperbaiki Hubungan dengan Harry

Baca juga: Penulis Biografi Putri Diana Tanggapi Interview Harry dan Meghan Markle: Diana Pasti Menyukai Ini

Dikutip TribunTernate.com dari laman Channel News Asia, Justin Welby menyebut bahwa pernikahan yang sah digelar pada hari Sabtu, 19 Mei 2018 itu saja.

"Pernikahan yang sah digelar pada hari Sabtu itu," kata Justin Welby, sebagaimana dikutip oleh Die Welt.

Ia menambahkan, dirinya sendirilah yang menandatangani akta pernikahan Duke dan Duchess of Sussex.

"Saya melakukan tindakan kejahatan jika saya menandatangani sesuatu yang tidak sebenarnya," tegas Justin.

Justin Welby mengatakan, sebelumnya dirinya menggelar "serangkaian pertemuan pribadi dan pastoral" dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Namun, ia menolak untuk menjelaskan secara detail.

"Jika kamu berbicara dengan seorang pendeta, kamu bisa memperkirakan bahwa percakapan itu tetap bersifat pribadi," kata Justin.

Media Inggris sebelumnya telah menerbitkan salinan akta pernikahan yang menunjukkan pernikahan resmi Meghan Markle dan Pangeran Harry digelar di Kastil Windsor.

Sementara, pihak berwenang yang membuat akta itu mengatakan, Meghan Markle kemungkinan bingung atau salah informasi, dan berpikir ia dan Pangeran Harry mungkin mengucapkan ikrar pernikahan sederhana di hadapan Uskup Agung.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved