Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ramadhan 2021

Batas Akhir Diperbolehkannya Makan Sahur, Saat Imsak atau Saat Azan Subuh Berkumandang?

Saat berpuasa, sebenarnya kapan batas waktu diperbolehkannya makan dan minum, saat imsak atau saat azan Subuh berkumandang? Berikut penjelasannya...

Kompas.com
Ilustrasi kapan berhenti makan dan minum, saat imsak atau saat azan Subuh? 

Sementara, azan kedua dikumandangkan oleh Ibnu Ummu Maktum seorang sahabat Rasulullah yang juga seorang muazin.

Perbedaan di antara kedua azan ini, kata Nabi adalah azan Ibnu Ummu Maktum dikumandangkan saat fajar sudah keluar.

"Fajar ini kalau dalam waktu salat ini adalah awalan masuknya waktu salat Subuh," tutur Ustaz Tajul Muluk.

"Maka kalau sudah masuk waktu salat Subuh, maka tidak boleh lagi (makan dan minum)," lanjutnya.

Dengan demikian, azan yang dikumandangkan Bilal di zaman Nabi bukanlah azan yang menunjukkan permulaan waktu Subuh.

Sehingga, siapa pun yang masih dalam keadaan makan dan minum di waktu itu masih diperbolehkan untuk melanjutkannya.

Namun, ketika azan dikumandangankan oleh Ibnu Ummu Maktum yang menunjukkan permulaan waktu Subuh, siapa pun harus sudah berhenti makan dan minum.

Ilustrasi makan sahur saat puasa Ramadhan.
Ilustrasi makan sahur saat puasa Ramadhan. (Unsplash/Hannah Busing)

Baca juga: Ingin Puasa Lancar? Hindari Sederet Makanan Berikut Saat Makan Sahur di Bulan Ramadhan

Baca juga: 6 Buah Ini Cocok untuk Pilihan Santap Sahur di Bulan Ramadhan, Bantu Pasok Energi & Tingkatkan Imun

Untuk itu, para ulama di Indonesia kemudian membuat jadwal imsakiyah.

Sebab, di zaman ini tidak ada azan Subuh yang dikumandangkan dua kali.

Jadwal imsakiyah ini disusun dengan tujuan untuk berhati-hati agar orang bisa mempersiapkan diri selesai makan dan minum di awal waktu sebelum Subuh.

"Maka bijaksananya para ulama kita kemudian mereka menyusun jadwal imsakiyah. Jadwal imsakiyah ini tujuannya untuk kehati-hatian."

"Supaya orang itu kalau dia makan sahur, dia bisa mengambil jarak, supaya lebih awal, paling tidak setelah jadwal imsak sudah mau masuk dia sudah selesai, sudah membersihkan sisa-sisa makanannya. Sehingga dia tidak nabrak ke waktu Subuh," tutur Ustaz Tajul Muluk.

Jadi, sebaiknya umat Muslim menyiapkan dirinya untuk menyelesaikan makan dan minum ketika waktu masuk waktu imsak.

Agar saat azan Subuh sudah tidak ada lagi yang masih melanjutkan makan dan minum.

Sebab, waktu fajar atau Subuh adalah waktu haram untuk makan dan minum.

"Intinya kalau sudah imsak disarankan sudah menghentikan makan, atau bersiap-siap untuk berhenti makan agar saat memasuki waktu Subuh kita sudah siap untuk berpuasa," tandas Ustaz.

Video selengkapnya:

(TribunTernate.com/Ron)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved