Kamis, 4 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Mudik Dilarang tapi Wisata Dibolehkan, Sudjiwo Tedjo: Pemerintah Nggak Fokus, Kalah Sama John Wick

Budayawan Tanah Air, Sudjiwo Tedjo menyoroti soal adanya larangan mudik, tetapi wisata masih diperbolehkan.

Tayang:
Instagram @president_jancukers
Budayawan Sudjiwo Tejo 

"Tapi untungnya aku banyak nganggur sekarang, aku jadi sering nonton film. Terakhir aku nonton film John Wick 2... Jadi gini, government nggak fokus, mau milih kesehatan apa ekonomi."

"Nah, kenapa John Wick kok disukai banyak perempuan dan dia bisa membunuh orang pakai pensil...? Karena dia fokus. Nah, pemerintah kalah sama John Wick."

Baca juga: Budayawan Prie GS Meninggal Dunia, Sudjiwo Tedjo: Sugeng Tindak, Pinanggihan Malih Mangke

Baca juga: DPRD DKI Minta Gaji Naik saat Pandemi, Sudjiwo Tejo: Pasti Kenaikan Itu Bukan Buat Mereka Sendiri

Baca juga: Sudjiwo Tedjo Minta Warganet Tak Olok-olok Edhy Prabowo: Kena OTT Sudah Berat, Jangan Ditambah Lagi

Kemudian, sang pembawa acara menanyakan apakah pesan pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19 sudah tersampaikan kepada masyarakat.

"Nah sekarang Mbah, apakah pesan pemerintah sampai tidak kepada masyarakat? Soal Satgas, pelarangan mudik, dilarang berada di kerumunan?" tanya sang pembawa acara Catatan Demokrasi, Andromeda Mercury.

Sudjiwo Tedjo pun menjawab, pesan tersebut tidak tersampaikan.

"Nggak. Nggak nyampai. Karena tadi, liat ini boleh, itu nggak boleh... Pesawat dari luar boleh, India sebagian sudah masuk walaupun akhirnya dicek lagi...

"Masak sudah satu tahun lebih corona ada di Indonesia, kok masih nggak fokus, Mbah? Ada 1,6 juta yang positif..." tanya Andromeda lagi.

Sudjiwo Tedjo menjelaskan sebaiknya masyarakat diberi pengertian lagi, mengapa harus tetap menjaga diri agar tidak tertular Covid-19 dan menghindari risiko kematian.

Ia mengibaratkan, masyarakat akan tetap tidak menjaga diri apabila negara tidak memberikan jaminan.

Terlebih, masih banyak masyarakat yang harus tetap berjuang mendapatkan pekerjaan di tengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19.

"Saya menjawab dari Bu Sri Mulyani, dengan segala hormat. Masyarakat harus belanja, beli baju baru... Terus, saya isengin aja karena kenal beliau, 'Buat apa belanja Bu, kalau nggak boleh mudik?'"

"Tapi mungkin ini bentuk bagus, belanja baju baru tapi tinggal sendirian di rumah di Jakarta. Itu jadi tingkat spiritual paling tinggi sebagai bangsa, berhias tanpa ditonton, iya kan?"

"Jadi paling penting filosofinya, kalau kamu hidup, bukan karena kita pengen kamu tetap hidup, bukan karena kami takut kekurangan pembayar pajak, pembayar BPJS... Tetapi, memang karena kamu harus tetap hidup. Karena aku memang mau men-support kamu kalau tetap hidup. Kalau pemerintah nggak janji begitu, aku juga males jaga nyawaku. Aku nyari kerja sendiri, kok.. Dia enak, dapat gaji. Aku gedebukan sendiri. Berapa juta orang kayak aku, orang kayak aku mati pun nggak masalah, kalian enak dapat gaji. Berapa juta orang kayak aku yang beruntung lukisan kadang-kadang laku, bisa nonton film."

"Maksudku begini, 'lu kalau hidup, itu eksistensimu untuk keluarga, untuk negara akan begini, akan dibayar kalau kamu hidup. Sekarang malas hidup karena dikejar-kejar untuk bayar pajak atau BPJS,'"

Selengkapnya, simak video berikut:

(TribunTernate.com)

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved