Terkini Internasional
Kasus Baru Covid-19 Mingguan di India Pecah Rekor Tertinggi, WHO Peringatkan Ancaman Varian Baru
Menurut penghitungan Reuters, India menduduki peringkat pertama dunia terkait jumlah rata-rata kasus kematian akibat Covid-19 harian.
TRIBUNTERNATE.COM - Pandemi virus corona penyebab penyakit Covid-19 di India saat ini tengah menjadi sorotan dunia.
Kini, krisis Covid-19 di India masih belum juga menunjukkan tanda-tanda mereda pada Selasa (11/5/2021).
Rata-rata kasus baru mingguan infeksi Covid-19 di India telah mencapai rekor tertinggi.
Sementara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan varian baru di negara itu memicu kekhawatiran global.
Diketahui, India sebelumnya dianggap berhasil melandaikan kurva pandemi, tetapi negara itu lagi-lagi mengalami lonjakan kasus infeksi yang tinggi.
Dikutip TribunTernate.com dari Channel News Asia, kasus harian Covid-19 di India meningkat hingga mencapai 329.942, sementara kasus kematian bertambah sebanyak 3.876, menurut data Kementerian Kesehatan India.
Total infeksi virus corona di India sekarang mencapai 22,99 juta, sementara total kasus kematian akibat Covid-19 sebanyak 249.992.
Menurut penghitungan Reuters, India menduduki peringkat pertama dunia terkait jumlah rata-rata kasus kematian akibat Covid-19 harian.
Yakni, satu dari setiap tiga kasus kematian akibat Covid-19 yang tercatat di seluruh dunia per hari.
Sementara, rata-rata kasus baru mingguan di India berada pada rekor tertinggi, yakni 390.995.
Baca juga: Epidemiolog Sebut Indonesia Bisa Alami Ledakan Kasus Covid-19 seperti India, Singgung Soal Deteksi
Baca juga: Pengadilan India: Kematian Pasien Covid-19 Akibat Kurangnya Oksigen Tak Ada Bedanya dengan Genosida
Baca juga: Dirjen WHO: Gambaran Situasi Pandemi Covid-19 di India Sangat Memilukan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa varian virus corona yang pertama kali diidentifikasi di negara itu tahun lalu diklasifikasikan sebagai varian yang menjadi perhatian global atau 'a variant of global concern.'
Beberapa studi pendahuluan menunjukkan bahwa varian virus itu lebih mudah menular.
"Kami mengklasifikasikan ini sebagai varian yang menjadi perhatian di tingkat global," kata Maria Van Kerkhove, kepala teknis WHO untuk Covid-19, dalam sebuah briefing di Jenewa, Senin (10/5/2021).
"Ada beberapa informasi yang tersedia yang menunjukkan adanya peningkatan transmisi atau penularan," lanjutnya.
Sejumlah negara telah mengirimkan bantuan berupa tabung oksigen dan peralatan medis lainnya untuk mengatasi krisis Covid-19 di India.