Breaking News:

Viral Curhat Wisatawan soal Tarif Parkir Mahal di Malioboro, Dishub Yogyakarta: Lokasinya Ilegal

Curhat wisatawan di Facebook perihal tarif parkir yang tak wajar di sekitar Kawasan Malioboro viral, ini kata Dishub Yogyakarta.

TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy
KEPADATAN KAWASAN MALIOBORO: Aktivitas masyarakat pada musim liburan ke sejumlah pusat perbelanjaan di sekitar kawasan Malioboro, Jalan A Yani, Yogyakarta, Rabu (04/07/2012) membuat lalu lintas di daerah tersebut menjadi macet. 

Itu saya parkir tepat di dekat Museum Sonobudoyo yang barat kantor Bank BNI. Terima kasih.

Wisatawan dipatok tarif parkir mahal di Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Yogyakarta
Wisatawan dipatok tarif parkir mahal di Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Yogyakarta (Facebook/Info Cegatan Jogja)

Baca juga: Update Video Viral Pecel Lele di Malioboro, FKKP: Pedagang yang Nuthuk Harga Tergolong Masih Baru

Baca juga: Buntut Video Viral Wisatawan Malioboro Soal Harga Pecel Lele, 3 Tempat Usaha Ditutup Sementara

Mengetahui hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta pun akan mengambil tindakan mengenai polemik tarif parkir 'nuthuk' di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kawasan Malioboro.

Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Imanudin Aziz menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatannya, tempat parkir tersebut memang berstatus ilegal.

Pasalnya, tarif yang dipatok pun jauh dari batas normal. Padahal, jika melihat aturan yang berlaku, parkir di Jalan KH Ahmad Dahlan tarifnya adalah flat.

"Yang jelas, kalau kami lihat, itu lokasinya ilegal. Di karcis saja, dia matok Rp20 ribu. Padahal, sebenarnya mobil itu Rp2.000. Nah, dari karcisnya saja sudah kelihatan kok, parkirnya itu ilegal, ya," tutur Aziz, Senin (31/5/2021).

"Kalau kami lihat aduannya, itu di sekitar Gedung Agung. Kemungkinan di sekitar situ dan itu kan tidak boleh untuk parkir, kita tidak akan memberikan izin," imbuhnya.

Ia pun memastikan, pihaknya bakal mendatangi langsung lokasi tersebut untuk pengecekan lebih lanjut.

Sejauh ini, Dinas Perbubungan juga telah menjalin koordinasi dengan Satreskrim Polresta Yogyakarta yang mempunyai kewenangan melakukan penindakan.

"Bagaimana tindak lanjut dari Reskrim, kami menunggu. Yang jelas, kami sudah koordinasi.”

“Dishub kan tidak dapat menilang, cuma nanti malam kita akan cek ke sana. Saya sendiri yang akan datang, kita panggil petugasnya, lalu koordinasi lebih lanjut dengan Reskrim," ujarnya.

Baca juga: Viral Video Wisatawan Bayar Rp 37.000 untuk Seporsi Pecel Lele di Malioboro, Ini Respon Pemkot Yogya

Baca juga: Viral Video Detik-detik Plafon Malioboro Mall Ambrol, Pengunjung Panik dan Berteriak

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved