Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sekjen DPR RI Gelar Program Magang di Rumah Rakyat untuk Mahasiswa, Seperti Apa Pelaksanannya?

Dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar, Sekjen DPR RI mengadakan program Magang di Rumah Rakyat, akan seperti apa pelaksanaanya?

Ist/Tribunnews.com
Ilustrasi Gedung DPR RI, komplek Parlamen, Senayan, Jakarta. 

TRIBUNTERNATE.COM - Dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar, Sekretariat Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengadakan program Magang di Rumah Rakyat.

Sekjen DPR RI sendiri adalah salah satu lembaga yang menjadi mitra dari program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Program Magang di Rumah Rakyat lantas dicetuskan oleh Sekjen DPR RI sebagai bentuk turut andil dalam meningkatkan kualitas dan relevansi lulusan program sarjana melalui program Magang Bersertifikat, Kampus Merdeka.

Seperti diketahui, Merdeka Belajar menjadi konsep penting dalam menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat.

Melalui konsep merdeka belajar, mahasiswa diberikan kebebasan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di luar kampus.

Dengan demikian, mahasiswa akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas.

Sehingga nantinya mahasiswa memiliki kompetensi baru dan lebih siap untuk menghadapi kebutuhan zaman yang berdinamika.

Baca juga: Komisi III DPR RI: Pasal Penyerangan Terhadap Presiden dan Wapres Layak Dipertahankan, Ini Alasannya

Baca juga: Orang Mampu Masih dapat Jatah Subsidi Listrik, Komisi VII DPR RI Pertanyakan DTKS yang Carut Marut

Peserta Magang di Rumah Rakyat akan mempelajari business process dari pelaksanaan tiga fungsi DPR RI melalui keterlibatan pada rangkaian proses tersebut secara langsung.

Ketiga fungsi DPR RI tersebut antara lain legislasi, pengawasan dan anggaran dalam kerangka representasi rakyat serta melaksanakan fungsi diplomasi parlemen.

Pelaksanaan Magang di Rumah Rakyat ini diharapkan dapat memberikan manfaat positif, baik bagi peserta magang, Perguruan Tinggi, Setjen maupun DPR RI.

Dalam program ini, mahasiswa akan menjalani serangkaian kuliah/ceramah dari para narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Mereka akan mempelajari ketatanegaraan serta kerumahtanggaan DPR RI dari para pimpinan di Setjen DPR RI sebagai dasar pemahaman mereka mengenai ketatanegaraan dan tata kerja di DPR RI.

Tahap berikutnya, mahasiswa magang akan terlibat langsung dan tidak langsung dalam setiap proses pelaksanaan tugas dan fungsi DPR RI baik pada masa sidang maupun masa reses.

Pembelajaran untuk mahasiswa magang akan dilakukan melalui enam mekanisme pembelajaran, yakni kuliah umum, audiensi, observasi, magang, simulasi dan evaluasi.

Pengenalan Sistem, Mekanisme Kerja, serta Pelaksanaan Tugas dan Fungsi DPR RI

Program Magang di Rumah Rakyat akan digelar mulai 23 Agustus 2021 hingga 31 Januari 2022, dengan masa pendaftaran pada 10 Juni hingga 30 Juli 2021.

Selama satu semester, mahasiswa magang akan mengikuti proses dan dan segala macam aktivitas dalam koordinasi dan penyusunan rencana, program, dan anggaran kepada DPR RI.

Proses dan aktivitas tersebut akan dipandu oleh pendamping (mentor) internal yang ada dalam unit tersebut.

Dalam prosesnya, mahasiswa magang akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk bisa berkolaborasi dan menjalani magang dengan lebih terstruktur.

Tak lupa, pengelompokkan tersebut juga akan disesuaikan dengan kapasitas ruangan dan protokol kesehatan yang berlaku.

Baca juga: Agar Mudah Dipantau, Anggota DPR RI Kini Punya Plat Nomor Kendaraan Khusus, Bagaimana Penampakannya?

Baca juga: Ada Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan, Mardani Ali Sera: Pemerintah Tidak Peka terhadap Rakyat

Kegiatan dalam aktivitas ini lebih bersifat mempelajari business process Setjen DPR RI, yakni untuk menemukan tantangan yang ada dan kemudian memberikan usulan solusi yang bisa dilakukan di masa mendatang.

Untuk melakukan aktivitas ini, setidaknya membutuhkan 55 mahasiswa magang yang menempati posisi sebagai Parliamanent Trainee.

Pemagang terpilih akan mendapatkan kurikulum pembelajaran selama program magang, dengan capaian pembelajaran yang akan dikonversikan ke dalam SKS sesuai kurikulum masing-masing kampus asal mahasiswa.

Untuk bisa menjalani magang dengan baik, pemagang juga akan mendapatkan pembekalan dan induksi awal.

Selain itu, pemagang juga akan dipasangkan dengan mentor profesional yang akan mendampingi mereka selama proses magang berlangsung. 

Perancangan Satu Data DPR RI (Programmer/developer, Website Designer, Mobile programmer, Data Analyst)

Program ini digelar pada 16 Agustus 2021 hingga 31 Januari 2022, dengan jadwal pendaftaran pada 10 Juni sampai dengan 30 Juli 2021.

Selama satu semester, mahasiswa magang akan melakukan kajian dan analisis untuk perancangan sistem terintegrasi satu data DPR RI berdasarkan proses bisnis yang ada dan aplikasi-aplikasi unit yang sudah ada.

Tujuannya untuk menghasilkan rancangan awal yang bisa digunakan sebagai acuan pengembangan sistem satu data DPR RI.

Mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi sumber data dari unit yang ada dan aplikasi yang selama ini digunakan oleh masing-masing unit untuk berbagai keperluan, didampingi oleh mentor profesional dan coach berprofil tinggi di lingkungan Setjen DPR RI.

(TribunTernate.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved