Breaking News:

Pilpres 2024

Beredar Nama Capres 2024, Jokowi Berpesan pada Relawan: Kita Fokus Pandemi Covid-19 Dulu

Jokowi akhirnya mengeluarkan pernyataan menanggapi riuhnya aksi dukung-mendukung politisi yang akan maju di bursa Pilpres 2024.

Editor: Rizki A
Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengeluarkan pernyataan menanggapi riuhnya aksi dukung-mendukung politisi yang akan maju di bursa pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Pilpres 2024. 

TRIBUNTERNATE.COM - Meski masih tiga tahun lagi, bursa calon presiden untuk Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 sudah ramai diperbincangkan.

Nama-nama politisi yang digadang-gadang akan maju ke Pilpres 2024 telah beredar.

Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga didorong untuk kembali maju ke Pilpres 2024.

Jokowi akhirnya mengeluarkan pernyataan menanggapi riuhnya aksi dukung-mendukung politisi yang akan maju di bursa pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Pilpres 2024.

Berbicara pada acara perayaan hari jadi ke-9 komunitas relawan Galang Kemajuan (GK) Center yang dilangsungkan virtual di Jakarta, Rabu (23/6/2021) Jokowi menegaskan, saat ini belum waktunya untuk larut dalam aksi dukung-mendukung pasangan capres-cawapres.

Jokowi menegaskan, akan ada waktunya nanti untuk membahas dan berdiskusi terkait pencalonan presiden tersebut.

“Saat ini belum waktunya untuk larut dalam polemik dukung-mendukung capres, karena saat ini masalah yang lebih besar dan lebih penting dan menjadi perhatian kita adalah masalah covid 19. Mari kita fokus ke pandemi ini dulu,” ujarnya.

Dalam pengarahannya Presiden Jokowi meminta para relawannya di GK agar bersabar, tidak tergesa-gesa terkait pencalonan Presiden 2024.

“Para relawan GK saya minta untuk bersabar, jangan tergesa gesa, 2024 masih lama," pintanya.

"Masih ada 3 tahun lagi. Kita harus tenang dulu. GK harus kalem, relawan perlu ngadem dulu, woles aja, jangan kesusu susu, jangan terseret arus kebisingan di luar,” kata Jokowi.

Baca juga: Kasus Harian Covid-19 di Bali Sentuh Tiga Digit, Satgas Covid Sebut Work From Bali Jadi Penyebab

Baca juga: Majelis Hakim Beri 3 Opsi untuk Rizieq Shihab yang Divonis 4 Tahun Penjara, termasuk Meminta Grasi

Baca juga: Kementerian PPPA dan KPAI Kecam Pemerkosaan Anak di Bawah Umur oleh Oknum Polisi di Halmahera Utara

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved