Jumat, 8 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Terkini Internasional

Gelombang Panas di Kanada dan AS: Ratusan Orang Meninggal Dunia, Risiko Kebakaran Hutan Meningkat

Wilayah Kanada barat dan Amerika Serikat bagian barat laut dilanda gelombang panas dengan suhu udara mencapai tingkat tertinggi yang pernah tercatat.

Tayang:
AFP/Don MacKinnon
Warga memasuki Hillcrest Community Centre di mana mereka bisa mendinginkan tubuh selama gelombang panas ekstrem terjadi di Vancouver, British Columbia, Kanada, Rabu (30/6/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Wilayah Kanada barat dan Amerika Serikat bagian barat laut dilanda gelombang panas dengan suhu udara mencapai tingkat tertinggi yang pernah tercatat.

Akibatnya, peringatan dini gelombang panas dikeluarkan di wilayah tersebut pada Rabu (30/6/2021).

Pihak kepolisian juga melaporkan sejumlah kasus kematian yang kemungkinan besar terkait dengan kondisi panas ekstrem ini.

Gelombang panas juga membuat layanan darurat diperluas, dengan setidaknya 134 orang meninggal mendadak sejak Jumat (25/6/2021) di daerah Vancouver, menurut laporan polisi Kanada.

"Suhu yang tercatat minggu ini belum pernah terjadi sebelumnya - nyawa rakyat melayang dan risiko kebakaran hutan berada pada tingkat yang sangat tinggi," kata Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, sebagaimana dikutip dari Channel News Asia.

Di kota Seattle barat laut AS, dokter melaporkan jumlah korban akibat gelombang panas meningkat.

Setidaknya dua pasien - berusia 65 dan 68 tahun - meninggal dunia akibat hipertermia di mana suhu tubuh mereka terlalu panas, menurut Seattle Times.

Baca juga: Diberlakukan Mulai 3 Juli 2021, Ini 15 Poin Penting Pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa dan Bali

Baca juga: Profil Dorinus Dasinapa, Bupati Mamberamo Raya yang Jadi Tersangka Korupsi Dana Covid-19 Rp3,1 M

Warga memasuki Hillcrest Community Centre di mana mereka bisa mendinginkan tubuh selama gelombang panas ekstrem terjadi di Vancouver, British Columbia, Kanada, Rabu (30/6/2021).
Warga memasuki Hillcrest Community Centre di mana mereka bisa mendinginkan tubuh selama gelombang panas ekstrem terjadi di Vancouver, British Columbia, Kanada, Rabu (30/6/2021). (AFP/Don MacKinnon)

Temperatur udara  yang melonjak drastis di daerah lembah, gunung, dan gurun California menimbulkan kekhawatiran akan munculnya kebakaran hutan di tengah kondisi kering yang berangin.

Sementara, badai petir diperkirakan dapat memicu kebakaran di beberapa wilayah di bagian barat AS.

Pada pertemuan virtual dengan para gubernur dari negara bagian di wilayah barat AS, Presiden Joe Biden mengatakan bahwa "ancaman kebakaran hutan barat tahun ini sama parahnya dengan sebelumnya."

Mengingat rekor kebakaran hutan tahun lalu yang menghanguskan lebih dari 10 juta hektar area di seluruh AS dan menyebabkan "langit berwarna oranye", Joe Biden juga memperingatkan bahwa tahun ini kebakaran hutan "bisa lebih dahsyat."

Otoritas federal mengatakan, musim kebakaran sudah melampaui rekor tahun lalu - terburuk dalam catatan di California yang dilanda kekeringan.

Sekitar 9.000 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api di belasan negara bagian AS, khususnya di wilayah Lava Fire California utara, di mana lebih dari 17.000 hektar area dilalap api.

'TERLALU BERLEBIHAN'

Kanada menetapkan rekor suhu udara tertinggi dalam tiga hari berturut-turut pada Selasa (29/6/2021).

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved