Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Buntut Usulan Rumah Sakit Khusus Pejabat: Ditolak Partai Nasdem dan PKS, Rosaline Ditegur PAN

Usulan rumah sakit khusus pejabat di masa pandemi Covid-19 yang dilontarkan oleh Wasekjen DPP PAN Rosaline Irine Rumaseuw kini jadi sorotan.

Tribunnews/Theresia Felisiani
Aktivis sosial kemanusiaan sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Rosaline Irine Rumaseuw. Usulan rumah sakit khusus pejabat di masa pandemi Covid-19 yang dilontarkan Rosaline Irine Rumaseuw kini tengah menjadi sorotan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Usulan rumah sakit khusus pejabat di masa pandemi Covid-19 yang dilontarkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Rosaline Irine Rumaseuw kini tengah menjadi sorotan.

Sebab, usulan tersebut dinilai tidak peka terhadap kondisi masyarakat, yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan

Seperti diketahui, saat ini fasilitas dan sistem kesehatan di Indonesia (seperti puskesmas atau rumah sakit) terancam kolaps akibat meningkatnya kasus infeksi Covid-19.

Apalagi, usulan rumah sakit khusus pejabat disampaikan Rosaline karena menurutnya, para pejabat harus diistimewakan dan mereka sulit mendapatkan rumah sakit di tengah pandemi.

Sementara, sebagaimana diwartakan Kompas.com, Rosaline mengatakan bahwa banyak pejabat negara yang sulit mendapatkan rumah sakit di tengah pandemi Covid-19.

"Saya sedih, (dalam) satu, dua bulan ini banyak membantu pejabat negara untuk refer ke rumah sakit yang ada di Jakarta, pemerintah lupa bahwa harus menyediakan fasilitas kesehatan buat pejabat negara," kata Rosaline, dalam acara rilis survei Median, Rabu (7/7/2021).

Selain itu, Rosaline menyebut, pemerintah mesti menyediakan rumah sakit khusus bagi pejabat karena kesehatan mereka harus mendapat perhatian khusus.

"Kementerian Kesehatan harus sudah mulai waspada karena pejabat negara ini harus diistimewakan, dia ditempatkan untuk memikirkan negara dan rakyatnya. Bagaimana sampai dia datang ke emergency terus terlunta-lunta," kata Rosaline.

Baca juga: Tolak Usulan RS Khusus Pejabat, Wakil Ketua Komisi III DPR RI: Semua Sama, Tak Perlu Diistimewakan

Baca juga: Peneliti di Inggris Rumuskan Blueprint untuk Cegah Kemunculan Kembali Pandemi Covid-19 di Masa Depan

Usulan rumah sakit khusus pejabat pun menuai beragam tanggapan dari partai politik lainnya.

Bahkan, PAN sendiri telah turun tangan dan memberikan penjelasan mengenai usulan yang dicetuskan oleh salah satu petingginya tersebut:

1. PAN Sudah Beri Teguran dan Minta Maaf

Pihak PAN telah menegur Rosaline Irine Rumaseuw terkait usulan rumah sakit Covid-19 khusus pejabat.

Menurut Juru Bicara sekaligus Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, pernyataan yang bersangkutan tidak mewakili sikap partai.

Selain itu, usulan Rosaline dinilai Viva tidak tepat lantaran terpengaruh oleh perasaan sedih dan emosional. 

"DPP PAN telah memberikan teguran kepada dokter Rosaline atas pernyataannya yang bersifat pribadi di acara webinar tentang perlunya rumah sakit khusus pejabat," ujar Viva, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (8/7/2021). 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved