Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Buntut Usulan Rumah Sakit Khusus Pejabat: Ditolak Partai Nasdem dan PKS, Rosaline Ditegur PAN

Usulan rumah sakit khusus pejabat di masa pandemi Covid-19 yang dilontarkan oleh Wasekjen DPP PAN Rosaline Irine Rumaseuw kini jadi sorotan.

Tribunnews/Theresia Felisiani
Aktivis sosial kemanusiaan sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Rosaline Irine Rumaseuw. Usulan rumah sakit khusus pejabat di masa pandemi Covid-19 yang dilontarkan Rosaline Irine Rumaseuw kini tengah menjadi sorotan. 

"Bukan dengan usulan membangun RS yang justru menempatkan privilege yang tidak penting demikian," ungkapnya.

Menurutnya ada banyak cara agar masyarakat --termasuk anggota DPR-- terlindungi dari pandemi selain menuntut pendirian RS eksklusif.

Dia mencontohkan promosi pembatasan mobilitas, hidup sehat dan prokes, mendorong tempat-tempat isoman berbasis RT/RW dengan dukungan fasilitas yang memadai, dan banyak lainnya.

"Contoh gotong royong yang ditunjukan warga saat ini seharusnya menjadi pembelajaran penting. Anggota DPR sepatutnya mendorong gotong royong demikian dan kalau perlu ikut memfasilitasinya sesuai daerah pemilihan masing-masing," jelasnya.

"Tentu sebagai anggota DPR juga perlu mendorong lahirnya kebijakan negara yang dapat menjadi payung hukum tindakan cepat tanggap dalam masa kedaruratan bagi aparatur pemerintah," pungkas Willy.

Baca juga: Panduan Kemenkes RI tentang Memberikan ASI bagi Ibu Menyusui yang Positif Covid-19

Baca juga: Sederet Fakta Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie: Jadi Tersangka, Sudah 5 Bulan Pakai Sabu

Sementara itu, dikutip dari Tribunnews.com, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera turut mengomentari usulan rumah sakit khusus pejabat.

Menurutnya, justru wakil rakyat atau pejabatlah yang wajib berkorban demi rakyat dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini. 

"Tidak setuju usulan ini. Justru di saat kondisi seperti sekarang ini kita yang dapat amanah mengurus rakyat wajib berkorban untuk rakyat," ujar Mardani, kepada wartawan, Kamis (8/7/2021). 

Mardani menegaskan, seharusnya rumah sakit di Tanah Air tidak membeda-bedakan pasiennya. Dengan kata lain, semua pasien harus diperlakukan sama. 

Anggota Komisi II DPR RI itu lantas meminta Indonesia untuk meniru Thailand. Menurutnya, rumah sakit di Thailand memperlakukan semua pasien sama. 

"Bahkan kita bisa meniru Thailand semua rumah sakit tidak ada kelas satu, dua atau tiga. Semua diperlakukan sama. Berkualitas dan terjangkau," ungkap Mardani.

SUMBER: Tribunnews.com/Vincentius Jyestha, Kompas.com/Ardhito Pramono

(TribunTernate.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved