Breaking News:

Virus Corona

WHO Masukkan Varian Baru Virus Corona dari Rusia ke Daftar Pemantauan Ekstra

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganggap varian baru virus corona dari Rusia itu cukup mengkhawatirkan memasuki bulan Juli ini.

Editor: Rizki A
Freepik
ILUSTRASI Covid-19. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menempatkan varian baru virus corona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Rusia dalam daftar 'pemantauan ekstra'. 

TRIBUNTERNATE.COM - Varian baru virus corona Covid-19 dari Rusia terdeteksi pertama kali pada Januari 2021.

Kini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganggap varian baru virus corona dari Rusia itu cukup mengkhawatirkan memasuki bulan Juli ini.

Sehingga, WHO menempatkannya dalam daftar 'pemantauan ekstra'.

Varian itu kini bergabung dengan sebelas mutasi lainnya yang tidak disebutkan namanya.

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (11/7/2021), menurut sistem klasifikasi WHO, varian ini akan ditentukan terlebih dahulu untuk ditetapkan dalam 'pemantauan lebih lanjut', sebelum akhirnya dipertimbangkan menjadi 'varian menarik' (varian of interest), kemudian berubah status sebagai 'varian yang menjadi perhatian' (varian of concern).

Ilustrasi Covid-19.
Ilustrasi Covid-19. (freepik.com)

Baca juga: Semua Vaksin yang telah Disetujui WHO Efektif untuk Melawan Virus Corona Varian Delta

Baca juga: Gelombang Kedua Covid-19 di Indonesia Diperparah oleh Mobilitas Tinggi dan Varian Baru Corona

Baca juga: Virus Corona Varian Delta Mulai Mendominasi, IDI Minta Pemerintah Tutup Akses Keluar-Masuk Indonesia

Baca juga: ECDC: Virus Corona Varian Delta Bisa Mencapai 90 Persen Kasus Covid-19 Baru di Uni Eropa

Jika varian yang baru ditemukan di Rusia ini menunjukkan kriteria yang lebih serius, maka akan diberi nama 'huruf Yunani', seperti varian Alpha, Beta, Delta hingga Lambda.

Hingga saat ini, varian Rusia ini hanya dikenal sebagai AT.1.

WHO menyampaikan bahwa mereka tidak akan menamai varian ini sebagai varian 'Rusia', sesuai dengan kebijakan organisasi.

"Tidak ada negara yang harus distigmatisasi karena mengidentifikasi dan melaporkan temuan varian," kata WHO.

Selain varian yang ditemukan di Rusia, daftar tersebut juga mencakup varian lain yang kali pertama ditemukan di Brazil, Amerika Serikat (AS) dan Filipina.

Rusia saat ini memang sedang dilanda gelombang baru pandemi Covid-19.

Dalam beberapa pekan terakhir, negara itu telah mengalami peningkatan kasus positif dan kini secara teratur melaporkan lebih dari 20.000 infeksi baru per harinya.

Angka kematian pun turut melonjak secara signifikan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Varian Baru Covid-19 dari Rusia Ditemukan Awal 2021, Kini WHO Masukkan Pada Daftar Pemantauan Ekstra

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved