Breaking News:

BPOM Tegaskan BELUM Beri Izin Penggunaan Darurat untuk Ivermectin sebagai Obat Terapi Covid-19

"Ada dua yang punya EUA yaitu Remdesivir dan Favipiravir. Kalau Ivermectin adalah obat uji untuk pengobatan COVID-19," kata Kepala BPOM Penny Lukito.

Editor: Rizki A
Istimewa via Kontan.co.id
ILUSTRASI obat Ivermectin. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan, pihaknya belum memberikan izin penggunaan darurat (emergency use authorization) atau EUA untuk Ivermectin sebagai obat pendukung penanganan terapi Covid-19. 

TRIBUNTERNATE.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan, pihaknya belum memberikan izin penggunaan darurat (emergency use authorization) atau EUA untuk Ivermectin sebagai obat pendukung penanganan terapi Covid-19.

Sampai saat ini, Ivermectin masih berstatus obat uji untuk pengobatan Covid-19.

"Ada dua yang punya EUA yaitu Remdesivir dan Favipiravir. Kalau Ivermectin adalah obat uji untuk pengobatan Covid-19," kata Kepala BPOM Penny Lukito, Kamis (15/7/2021).

Penny juga meluruskan kabar yang beredar yang menyebutkan bahwa Ivermectin sudah mendapat UEA dari BPOM.

Kabar ini menyeruak usai beredar Surat Edaran (SE) BPOM tentang Pelaksanaan Distribusi Obat dengan Persetujuan Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization) Nomor PW.01.10.3.34.07.21.07 Tahun 2021.

Surat edaran ini ditetapkan Mayagustina Andarini, Plt. Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif BPOM, pada 13 Juli 2021.

Dalam surat edaran ini, poin ketujuh menyebut ada delapan obat mendukung penanganan terapi Covid-19.

Selain Ivermectin ada Remdesivir, Favipiravir, Oseltamivir, Immunoglobulin, Tocilizumab, Azithromycin, dan Dexametason (tunggal).

"SE itu diartikan salah, bukan demikian," kata Penny.

Baca juga: Bidan di Situbondo Wafat karena Covid-19, Susul Anak Keduanya yang Meninggal Dunia 4 Hari Sebelumnya

Baca juga: Tak Terima Vonis Penyebar Video Syur Gisel-Nobu, Kuasa Hukum Sebut Gisel yang Pertama Menyebar

ILUSTRASI obat Ivermectin. Ivermectin adalah obat antiparasit produksi PT Indofarma, yang disebut-sebut dapat membantu penyembuhan pasien Covid-19.
ILUSTRASI obat Ivermectin. Ivermectin adalah obat antiparasit produksi PT Indofarma, yang disebut-sebut dapat membantu penyembuhan pasien Covid-19. (Istimewa via Kontan.co.id)

Penny menjelaskan bahwa Surat Edaran ini bertujuan agar produsen dan distributor obat yang digunakan dalam pengobatan Covid-19 selalu melaporkan distribusi ke mana saja.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved