Breaking News:

Idul Adha

Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19, Menteri Agama RI Rilis Surat Edaran Larangan Takbir Keliling

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2021 berisi larangan takbir keliling Idul Adha 2021.

Editor: Rizki A
Humas Kemenag RI
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2021 berisi larangan takbir keliling Idul Adha 2021. 

Jika tak memungkinkan, dipotong di ruang terbuka dengan jumlah orang terbatas tanpa kerumunan.

"Soal pembagian (daging kurban) tidak boleh lagi ada kerumunan seperti tahun-tahun sebelum ada pandemi. Dengan bagi kupon dan masyarakat datang. Tapi kita mengatur supaya hewan kurban diantar langsung kepada yang berhak. Salat Iduladha hanya bisa dilakukan di rumah. Tidak ada salat Iduladha di masjid atau di lapangan dalam masa PPKM Darurat ini," imbuhnya.

Baca juga: Zubairi Djoerban Tanggapi soal Banyaknya Penderita Covid-19 Meninggal Dunia saat Isolasi Mandiri

Baca juga: Jokowi Larang Menteri Bepergian ke Luar Negeri, Hanya Menlu RI Retno Marsudi yang Diperbolehkan

Terkait pelaksanaan ibadah salat Iduladha di rumah, sejumlah ormas Islam sebelumnya juga mengeluarkan imbauan serupa.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk mendirikan salat Iduladha dan bertakbiran di rumah masing-masing sebagaimana aturan pemerintah.

Ketua MUI Abdullah Djaidi mengatakan, Islam mengajarkan bahwa keselamatan jiwa merupakan prioritas utama sehingga salat dapat didirikan di rumah demi menghindari penularan Covid-19.

"Karena hifdzun nafs, menjaga jiwa adalah lebih utama dari yang lain-lain karena ibadah itu bisa dilaksanakan di rumah, artinya bukan tidak melaksanakan ibadah," kata Abdullah dalam konferensi pers, Sabtu (10/7).

Abdullah menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW yang pernah meminta umatnya untuk salat di rumah masing-masing saat terjadi hujan deras yang dapat mencelakakan umat saat perjalanan menuju masjid.

"Hanya karena faktor hujan lebat, jalanan becek akan mencelakakan kita, sehingga Nabi mengatakan 'salatlah kamu di rumah masing-masing', apalagi di daerah yang betul-betul sangat riskan masalah Covid-19 ini," ujar Abdullah.

Baca juga: Idul Adha 2021, Menteri Agama RI Melarang Mudik dan Minta Masyarakat Ibadah di Rumah Saja

Baca juga: Mahfud MD: Ide Vaksin Berbayar Muncul karena Ledakan Covid-19 Varian Delta

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah merilis Surat Edaran tentang Imbauan Perhatian, Kewaspadaan, dan Penanganan Covid-19, Serta Persiapan Menghadapi Idul Adha 2021.

Dalam surat edaran tersebut, PP Muhammadiyah mengimbau agar pelaksanaan salat Iduladha di lapangan, masjid, atau fasilitas lain tidak dilaksanakan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved