Breaking News:

Virus Corona

Studi Terbaru Sebut Kasus Kematian akibat Covid-19 di India 10 Kali Lebih Besar dari yang Dilaporkan

Sebagian besar ahli meyakini jumlah kematian akibat Covid-19 yang tercatat jauh lebih kecil dibandingkan dengan kenyataannya di lapangan.

Editor: Rizki A
AFP/Manjunath Kiran
Gelombang virus corona Covid-19 di India telah membuat rumah sakit, krematorium, dan lahan permakaman 'overload' alias kelebihan beban. 

"Ini bisa dibilang sebagai tragedi kemanusiaan terburuk di India sejak pemisahan dan kemerdekaan," kata laporan itu.

Sebagai informasi, pemisahan anak benua India menjadi India dan Pakistan, yang diperintah Inggris, menyebabkan pembunuhan hingga satu juta orang ketika massa Hindu, Sikh, dan Muslim saling membantai.

Baca juga: Stok Menipis, Pemerintah Berburu Obat Penanganan Covid-19 ke India, China, hingga Swiss

Baca juga: Lebih dari 40 Ribu Kasus Infeksi Jamur Hitam di India, 85,5 Persen di Antaranya Penderita Covid-19

Bagaimana penelitian itu dilakukan?

Laporan korban virus corona di India menggunakan tiga metode perhitungan, di antaranya data dari sistem pencatatan sipil yang mencatat kelahiran dan kematian di tujuh negara bagian.

Kemudian, tes darah yang menunjukkan prevalensi virus di India bersama dengan tingkat kematian global Covid-19, dan survei ekonomi hampir 900.000 orang yang dilakukan tiga kali dalam setahun.

Peneliti mengingatkan bahwa setiap metode memiliki kelemahan, seperti survei ekonomi yang menghilangkan penyebab kematian.

India digegerkan dengan penemuan puluhan mayat pasien Covid-19 yang terapung di Sungai Gangga.
India digegerkan dengan penemuan puluhan mayat pasien Covid-19 yang terapung di Sungai Gangga. (Tangkap Layar The Sun)

Sebaliknya, para peneliti melihat kematian dari semua penyebab dan membandingkan data itu dengan kematian di tahun-tahun sebelumnya.

Metode tersebut secara luas dianggap sebagai metrik yang akurat.

Para peneliti juga memperingatkan bahwa prevalensi virus dan kematian Covid-19 di tujuh negara bagian yang mereka pelajari mungkin tidak berlaku di seluruh India.

Sebab virus corona dapat menyebar lebih banyak di negara bagian di perkotaan maupun perdesaan, tergantung pada kualitas layanan kesehatan yang sangat bervariasi di seluruh India.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved