Breaking News:

Pemerintah akan Berikan Subsidi Upah untuk Pekerja dengan Gaji di Bawah Rp3,5 Juta, Ini Kriterianya

Menaker Ida Fauziyah mengusulkan agar pemerintah berikan subsidi upah sebesar Rp500 ribu per bulan untuk pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

YouTube/Kompas TV
Menaker Ida Fauziyah beri usul agar pemrintah memberi subsidi gaji untuk pekerja atau buruh dengan gaji di bawah Rp3,5 juta. 

Besaran subsidi upah yang diberikan pemerintah untuk para pekerja atau buruh ini adalah Rp500 ribu per bulan.

Bantuan ini akan diberikan selama dua bulan, yang berarti pekerja atau buruh akan mendapatkan Rp1 juta.

Pencairan subsidi upah untuk pekerja atau buruh ini dilakukan sekaligus atau satu kali pencairan dengan jumlah uang Rp1 juta.

"Mekanisme penyaluran bantuan subsidi upah diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp500 ribu per bulan selama dua bulan, yang akan diberikan sekaligus, artinya satu kali pencairan dan pekerja akan menerima subsidi Rp1 juta," ucap Menaker.

Subsidi upah dari pemerintah yang diusulkan oleh Kemnaker ini nantinya akan diberikan kepada pekerja melalui bank-bank BUMN (Himbara) ke rekening penerima bantuan pemerintah.

"Proses penyaluran bantuan pemerintah berupa subsidi upah oleh bank penyalur dilakukan dengan pemindahbukuan dana dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan pemerintah melalui bank BUMN yang dihimpun dalam Himbara," terang Ida Fauziyah.

Baca juga: PPKM Darurat Dilonggarkan Mulai 26 Juli 2021 Jika Kasus Covid-19 Turun, Ini Sederet Aturannya

Baca juga: Khawatir Faskes Kolaps, Jokowi Sebut PPKM Darurat Hanya Bisa Dilonggarkan Jika Kasus Covid-19 Rendah

Alasan Data Calon Penerima Diambil dari BPJS Ketenagakerjaan

Menurut Menaker Ida Fauziyah, data BPJS Ketenagakerjaan dipilih lantaran data ini dinilai sebagai data yang paling akurat dan lengkap.

Dalam penyalurannya, BPJS Ketenagakerjaan juga akan melakukan verifikasi dan validasi, sehingga nantinya data tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

"BPJS Ketenagakerjaan dipilih sebagai sumber data mengingat sampai sekarang data BPJS Ketenagakerjaan dinilai yang paling akurat dan lengkap."

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved